Cair! 650 Buruh Tani Tembakau Purworejo Terima BLT Rp 1,2 Juta

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti menyerahkan bantuan BLT DBHCHT secara simbolis kepada perwakilan buruh tani
SERAHKAN: Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti memberikan BLT pada para buruh tani tembakau. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo kembali merealisasikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian. Belum lama ini, bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) resmi disalurkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinsosdaldukKB) Kabupaten Purworejo. Sasaran utama program ini adalah masyarakat yang terdampak langsung oleh industri tembakau, khususnya para buruh tani.

Tercatat sebanyak 650 orang buruh tani tembakau menerima manfaat dari program ini. Setiap penerima mendapatkan total bantuan sebesar Rp 1,2 juta yang mekanisne penyalurannya dibagi menjadi dua tahap.

Strategi Pengentasan Kemiskinan

Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial. Selain itu, bantuan ini diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Menurut Bupati, penyaluran BLT ini juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan. Tujuannya adalah untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, membantu pemenuhan kebutuhan dasar, serta menjaga keberlangsungan aktivitas buruh tani tembakau agar tetap produktif dan berdaya.

Yuli berharap, melalui pemanfaatan dana cukai ini, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang berhak. Ia menekankan pentingnya penggunaan dana bantuan secara bijak untuk kebutuhan yang benar-benar mendasar.

Transparan dan Tepat Sasaran

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Sinergi ini dinilai penting karena telah berperan aktif dalam proses pendataan hingga penyaluran, sehingga program BLT DBHCHT dapat berjalan transparan, akuntabel, dan tepat manfaat.

Sementara itu, Sekretaris DinsosdaldukKB Purworejo, Deasy Ari Wulandari melaporkan rincian teknis penyaluran. Bantuan total senilai Rp 1,2 juta tersebut diterimakan melalui dua termin pencairan. Tahap pertama mencakup periode Agustus dan September, sedangkan tahap kedua mencakup alokasi untuk bulan Oktober dan November. (mrn/sam)