Resmi Dilantik, Pengurus HIPMI Banjarnegara 2025-2028 Siap Sinergi dengan Pemkab

Prosesi pelantikan pengurus BPC HIPMI Banjarnegara periode 2025-2028 yang dihadiri Bupati Amalia Desiana
PROSESI: Bupati Banjarnegara Amalia Desiana saat melakukan penandatanganan dalam Pelantikan Badan Pengurus HIPMI Cabang Banjarnegara periode 2025–2028, di Pendapa Dipayudha, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banjarnegara periode 2025–2028 resmi dilantik. Di bawah kepemimpinan Eko Andriyanto, kepengurusan baru ini berkomitmen penuh untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan ekonomi.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 HIPMI Banjarnegara yang digelar pada November 2025 lalu, di mana Eko Andriyanto terpilih secara aklamasi sebagai ketua.

Fokus Kader Siap Pakai

Usai dilantik, Ketua HIPMI Banjarnegara, Eko Andriyanto menegaskan arah gerak organisasinya ke depan. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan sinergi nyata, bukan sekadar seremonial.

“HIPMI akan bekerja keras dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami memilih kader yang siap digunakan, bukan digunakan tapi tidak siap,” tegas Eko dalam sambutannya, baru-baru ini.

Senada dengan Eko, Wakil Sekretaris Umum BPD HIPMI Jawa Tengah, Kevin Hartman Putella, mengingatkan pentingnya marwah organisasi.

“Pengurus HIPMI harus mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi. Integritas dan loyalitas adalah kunci,” ujar Kevin.

Didorong Kurangi Angka Kemiskinan

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, yang turut hadir memberikan dukungan penuh kepada wajah-wajah baru di tubuh HIPMI Banjarnegara. Ia menaruh harapan besar agar para pengusaha muda ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus HIPMI Banjarnegara. Saya sangat mendukung peran HIPMI untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Bupati Amalia.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kolaborasi ini harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Harapannya, HIPMI dapat menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha baru. Sehingga dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di Banjarnegara,” pungkasnya.

Kepengurusan baru ini diharapkan membawa energi segar, memperkuat sektor UMKM, serta memperluas kolaborasi lintas sektor di Banjarnegara. (abd/sam)