Puncak Libur Nataru, Polda Jateng Imbau Wisatawan Waspadai Cuaca Ekstrem

Suasana mobilitas kendaraan di area GT Kalikangkung Semarang
PADAT: Suasana mobilitas kendaraan di area GT Kalikangkung Semarang, Minggu (28/12/25). (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Memasuki puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik selama perjalanan maupun saat berada di destinasi wisata.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menuturkan, peningkatan jumlah wisatawan di sejumlah daerah menjadi perhatian serius. Melalui Operasi Lilin Candi 2025, pihaknya mengedepankan strategi hospitality dan safety guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

”Liburan seharusnya menjadi momen kebahagiaan bersama keluarga. Kehadiran petugas di lapangan bukan untuk membatasi, tetapi memastikan setiap aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Artanto, Sabtu (27/12).

Strategi Hospitality dan Safety

Artanto menjelaskan, strategi hospitality diwujudkan melalui penempatan personel di pos pengamanan dan pelayanan, baik di jalur wisata maupun kawasan destinasi. Di pos-pos ini, masyarakat dapat memperoleh bantuan, informasi perjalanan, hingga pertolongan pertama.

”Petugas bersiaga untuk membantu pengunjung, memberikan arahan, dan menjaga ketertiban aktivitas wisata,” imbuhnya.

Sementara itu, strategi safety difokuskan pada upaya pencegahan risiko. Langkah ini mencakup pengaturan arus lalu lintas, pemantauan kepadatan pengunjung, hingga pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan.

”Keselamatan dimulai sejak perjalanan. Perencanaan yang baik, kondisi kendaraan yang prima, serta kesiapan fisik pengemudi menjadi hal penting agar liburan berjalan aman hingga kembali ke rumah,” jelasnya.

Waspada Cuaca Buruk

Polda Jateng secara khusus meminta masyarakat mewaspadai perubahan cuaca, terutama bagi yang berwisata di perairan dan pegunungan. Cuaca ekstrem seperti hujan deras berpotensi memicu banjir, gelombang tinggi, kabut tebal, jalan licin, hingga tanah longsor.

”Kami harap masyarakat memperhatikan perubahan cuaca. Ketika kondisi mulai tidak aman, seperti hujan deras atau kabut tebal, ikuti arahan petugas. Di tengah momen bahagia, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta menjaga ketertiban, mengawasi anak-anak, serta menjaga barang bawaan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam.

”Dengan kehadiran petugas yang humanis dan dukungan kesadaran masyarakat, kami berharap libur Natal dan Tahun Baru di Jawa Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan meninggalkan kesan baik,” pungkas Artanto. (ara/iza)