Kudus  

Tegaskan Bukan Pakai Dana Haji, BPKH Gelontorkan Bantuan Gerobak untuk PKL Kudus

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyerahkan bantuan gerobak secara simbolis kepada perwakilan PKL di Pendapa Kabupaten
SIMBOLIS: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton menyerahkan bantuan gerobak dan tenda untuk UMKM di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (6/1/2026). (HUMAS/JOGLO JATENG)

BPKH: Bukan Pakai Dana Setoran Haji

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Kemaslahatan BPKH, Dyah Rahayu, meluruskan persepsi masyarakat mengenai sumber anggaran. Ia memastikan program ini tidak menggunakan dana pokok setoran haji jamaah.

“Program Kemaslahatan menggunakan Dana Abadi Umat, yaitu nilai manfaat dari dana tersebut. Pokok dananya tetap, sementara hasil pengembangannya digunakan untuk pendidikan, sosial, dan dakwah. Jadi anggapan bahwa program ini memakai dana haji tidak benar,” jelas Dyah.

Kolaborasi Program Sosial Lain

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Abdul Wachid, turut hadir dan menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga. Pihaknya terus mendorong kolaborasi program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, meliputi:

  • Bantuan sarana usaha (Gerobak/Tenda)
  • Program Indonesia Pintar (PIP)
  • Program Rumah Layak Huni

“Program ini kami dorong untuk benar-benar dimanfaatkan secara optimal,” tegas Abdul Wachid.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, BPKH, dan lembaga zakat, diharapkan kesejahteraan PKL sebagai pilar ekonomi daerah dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (uma/iza)