JEPARA, Joglo Jateng – Penanganan logistik bagi warga terdampak bencana terus digencarkan melalui penyaluran bantuan banjir Jepara. Sebanyak satu ton beras premium resmi diserahkan oleh Perum Bulog untuk mendukung operasional dapur umum di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Kamis (15/1).
Pantauan di lokasi, aktivitas dapur umum di Kecamatan Kalinyamatan tampak sibuk menyiapkan ribuan bungkus nasi untuk warga. Bantuan beras tersebut diserahkan langsung oleh Direktur SDM dan Transportasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, dan diterima oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, di tengah hiruk-pikuk persiapan logistik.
Sudarsono menegaskan bahwa distribusi ini merupakan mandat undang-undang dan instruksi presiden untuk menjamin ketersediaan pangan di wilayah bencana.
“Bulog menyalurkan bantuan bencana berupa beras premium sesuai undang-undang dan peraturan presiden. Bantuan ini diharapkan membantu warga terdampak sekaligus mendukung Pemkab Jepara,” ujar Sudarsono.
Pasok Makan 4 Desa Terdampak
Keberadaan pasokan beras ini dinilai krusial mengingat tingginya kebutuhan pangan harian. Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menjelaskan bahwa dapur umum Kalinyamatan telah beroperasi selama tiga hari nonstop.
Fasilitas ini harus menyiapkan sekitar 2.337 porsi makanan setiap kali masak (tiga kali sehari) untuk didistribusikan ke empat desa terdampak parah, yaitu:
- Desa Batukali
- Desa Gerdu
- Desa Kaliombo
- Desa Sowan Kidul
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog atas bantuan berasnya, ini sangat bermanfaat kepada masyarakat Kabupaten Jepara,” terang Ibnu Hajar.
Siapkan BTT Rp 5 Miliar
Selain memastikan logistik aman, Pemkab Jepara juga bergerak cepat menyiapkan anggaran untuk penanganan pascabencana. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, teridentifikasi kebutuhan mendesak seperti perbaikan pintu air, normalisasi sungai, dan penguatan tanggul.
Untuk menopang kebutuhan tersebut, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan nilai yang cukup besar.
“Nanti akan kami perbaiki dari dana BTT yang kami anggarkan sebanyak Rp 5 miliar untuk menangani bencana yang ada di Kabupaten Jepara,” tegas Wabup.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jepara juga menyalurkan bantuan beras tambahan dari Gudang Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten untuk desa-desa rawan pangan, yang penyalurannya akan dikoordinasikan oleh pemerintah desa masing-masing. (oka/gih)










