KUDUS, Joglo Jateng – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, Kamis (5/2/26). Di tengah ribuan wisudawan, sosok Ainunnur Izzaty (22) menjadi pusat perhatian.
Bukan hanya karena prestasi akademiknya, wisudawati asal Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae ini melakoni dua peristiwa sakral dalam satu hari. Ia resmi menerima ijazah kelulusan hanya berselang beberapa jam setelah melangsungkan akad nikah (ijab sah).
Dapat Ijazah Sekaligus Buku Nikah
Gemuruh tepuk tangan wisudawan dan tamu undangan pecah ketika Ainunnur maju untuk prosesi pemindahan kuncir toga. Istimewanya, ia didampingi langsung oleh Parman (30), pria yang pada pagi harinya baru saja resmi menjadi suaminya.
Momen langka ini menjadi pemandangan unik. Ainunnur tampak sumringah dengan toga lengkap, sementara sang suami setia mendampingi di sebelahnya.
“Pagi tadi ijab sah dulu, setelahnya baru (terima) ijazah,” ujar Ainunnur sembari tertawa bahagia.

Sempat Bimbang Jadwal Bentrok
Ainunnur menceritakan, di balik momen bahagia tersebut, ia sempat mengalami kebimbangan. Pasalnya, tanggal pernikahan sudah ditetapkan jauh-jauh hari oleh keluarga, sementara jadwal wisuda dari kampus baru muncul belakangan dan ternyata jatuh pada hari yang sama.
“Awalnya sempat bimbang karena tanggal pernikahan sudah dijadwalkan lama, lalu muncul jadwal wisuda yang terbilang mendadak,” tuturnya.
Namun, setelah berdiskusi panjang dengan keluarga dan pasangan, ia memutuskan untuk menjalani keduanya. Akad nikah dilaksanakan pagi hari di kediamannya, kemudian langsung bergegas menuju kampus untuk mengikuti prosesi wisuda.
“Karena ingin tetap hadir, akhirnya setelah akad nikah saya langsung datang ke wisuda,” ungkapnya.
Doa Rektor untuk Pengantin Baru
Keunikan ini tak luput dari perhatian Rektor UIN Sunan Kudus, Abdurrahman Kasdi. Dalam sambutannya, Rektor secara khusus memberikan ucapan selamat dan menyebut peristiwa ini sebagai momen penuh berkah.
“Selamat dan sukses kepada Mbak Ainun dan Mas Parman, setelah akad nikah langsung ke kampus untuk wisuda,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Abdurrahman juga mendoakan agar pasangan baru ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta berharap generasi penerus mereka kelak juga menempuh pendidikan di UIN Sunan Kudus.
Sementara itu, Parman mengaku bersyukur dan bangga bisa mendampingi istrinya di momen spesial tersebut. Meski lelah karena padatnya acara, kebahagiaan terpancar jelas di wajahnya.
“Sangat bahagia, mantap pokoknya,” ucapnya singkat. (uma/iza/rds)










