JEPARA, Joglo Jateng – Infrastruktur di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, mengalami pukulan berat akibat cuaca ekstrem. Tercatat, sekitar 30 persen dari total 27 ruas jalan di desa tersebut mengalami kerusakan bervariasi akibat terjangan banjir dan genangan air yang terus-menerus.
Data tersebut terungkap dalam forum dialog Ngolah Pikir (Ngopi) Bareng Petinggi yang dihadiri langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, di desa setempat, Selasa (10/2/2026). Kerusakan infrastruktur ini menjadi sorotan utama karena menghambat akses ekonomi dan pariwisata warga.
Petinggi Desa Tegalsambi, Agus Susanto menjelaskan, mayoritas jalan desa sebenarnya sudah beraspal dengan lebar 3 hingga 4 meter. Namun, intensitas hujan tinggi membuat aspal mengelupas dan berlubang.
“Rata-rata jalan desa sudah beraspal. Tapi memang ada beberapa titik yang rusak akibat banjir. Dari total ruas jalan, 70 persen masih baik, sisanya 30 persen rusak,” terang Agus.
Terkendala Anggaran Perbaikan
Agus mengakui, upaya perbaikan jalan tidak bisa dilakukan secara instan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama percepatan rehabilitasi fisik. Menurutnya, Dana Desa saat ini belum bisa dialokasikan secara maksimal untuk menutup seluruh kerusakan infrastruktur.
Sementara itu, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Banprov) tahun ini tercatat baru mencakup satu titik pembangunan saja.
“Kami berharap ada solusi percepatan perbaikan, mengingat jalan ini akses vital bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan warga,” imbuhnya.










