JAKARTA – Suasana penganugerahan di gedung Tribrata Jakarta tampak penuh antusiasme saat Bank Jateng Syariah resmi diumumkan sebagai peraih penghargaan tingkat nasional. Prestasi gemilang ini diraih dalam kategori Syariah Regional Economic Empowerment pada ajang bergengsi Metro TV Sharia Economic Forum 2026, Kamis (12/2/2026).
Apresiasi bergengsi ini diberikan atas dedikasi nyata bank pelat merah tersebut dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Secara khusus, mereka dinilai sukses melakukan pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkelanjutan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kucurkan Pembiayaan hingga Rp 4 Triliun
Eksekutif Senior Syariah Bank Jateng, Agus Sapto Prasetio, yang hadir langsung menerima penghargaan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menyebut pencapaian ini adalah hasil kolaborasi solid dalam menggerakkan ekonomi syariah Jawa Tengah.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim dalam mewujudkan visi kami sebagai penggerak ekonomi syariah di daerah. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Bank Jateng Syariah sebagai mitra utama masyarakat,” tutur Agus.
Performa impresif perbankan ini terbukti lewat angka nyata sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Berikut adalah sejumlah capaian luar biasa dalam program pemberdayaan ekonomi lokal:
- Total pembiayaan sektor UMKM yang telah dikucurkan mencapai lebih dari Rp 4 triliun.
- Program pembinaan dan permodalan sukses menjangkau lebih dari 20.000 pelaku UMKM di Jateng dan DIY.
- Perluasan akses keuangan lewat inovasi Laku Pandai dengan memberdayakan agen UMKM hingga ke pedesaan.
Sinergi Digitalisasi dan Pelayanan Inklusif
Kepala Divisi Syariah Bank Jateng, Slamet Sulistiono, menekankan bahwa kunci keberhasilan program pembinaan UMKM ini terletak pada sinergi teknologi digital dan pelayanan tulus. Inovasi digital terus diarahkan untuk memudahkan akses bagi para pelaku usaha, terutama yang berada di daerah terpencil.
“Sehingga keadilan ekonomi berbasis syariah benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Slamet.
Langkah strategis ini semakin menegaskan peran penting Jawa Tengah dalam ekosistem industri halal nasional. Melalui berbagai pencapaian ini, perbankan optimistis dapat terus mendukung visi besar pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia. (hms/rds)










