Tindakan Tegas Sesuai Prosedur
Ketika demonstrasi berubah semakin anarkis, pasukan Dalmas lanjutan dengan perlengkapan pelindung dan anti-huru-hara lengkap langsung turun tangan. Mereka melakukan manuver pengendalian massa secara tegas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Simulasi ini menitikberatkan pada kepekaan aparat saat terjadi perubahan status situasi, dari kondisi aman menjadi sangat rawan. Personel dilatih merespons cepat setiap potensi eskalasi yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Kudus, Eko Pujiyono mengatakan, latihan ini sangat krusial dalam mematangkan mental dan fisik personel ketika menghadapi potensi gangguan keamanan nyata, khususnya saat mengawal aksi unjuk rasa.
“Latihan ini untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi situasi di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap penanganan bentrokan wajib mematuhi aturan HAM dan tidak reaktif.
“Anggota harus profesional, bertindak sesuai SOP, dan mengutamakan pendekatan persuasif,” pungkasnya. (adm/iza/rds)










