Kudus  

Sempat Bikin Tegang! Ratusan Polisi Gelar Simulasi Penanganan Keributan di Balai Jagong Kudus

RIBUT: Simulasi keributan yang melibatkan ratusan personel kepolisian di Kompleks Balai Jagong Kudus, Kamis (16/4/2026). Latihan ini untuk memantapkan taktik pengendalian massa. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Suasana di Kompleks Balai Jagong Kudus sempat memanas dan mencekam pada Kamis (16/4/2026). Ratusan personel dari Kepolisian Resor (Polres) Kudus diterjunkan langsung ke lokasi untuk menggelar simulasi keributan Kudus secara masif.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari latihan Dalmas Polres Kudus (Pengendalian Massa) untuk menguji kesiapsiagaan aparat di lapangan.

Simulasi ini dirancang secara realistis. Skenario menggambarkan situasi aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang mulanya berlangsung sangat kondusif, namun tiba-tiba berkembang menjadi ricuh dan tidak terkendali.

Dinamika tersebut menuntut penanganan yang tangkas dan presisi dari aparat penegak hukum untuk mengamankan fasilitas publik dan meredam massa.

Skenario Negosiasi hingga Pasukan Taktis

Latihan taktis ini melibatkan berbagai unsur kesatuan. Mulai dari regu Dalmas awal dan lanjutan, tim negosiator, tim penegakan hukum (gakkum), hingga personel Polisi Wanita (Polwan) dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas).

Seluruh rangkaian pengamanan dilakukan secara sistematis dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan pendekatan humanis.

Pada tahap awal skenario, tim negosiator diterjunkan terlebih dahulu untuk mendinginkan situasi melalui jalur komunikasi persuasif. Tim ini berperan krusial sebagai mediator antara demonstran dengan pihak yang dituju agar konflik tidak semakin meluas.

Namun, saat kondisi disimulasikan terus memanas dan negosiasi menemui jalan buntu, pleton Dalmas awal segera dikerahkan untuk memperkuat barisan tameng pengamanan.