Jepara  

Baznas Jepara Gandeng DMI Optimalkan Potensi ZIS Melalui Masjid

KETERANGAN: Baznas Jepara saat sosialisasi ZIS ke pengurus masjid dan musala di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Senin (18/5/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Dua UPZ aktif berada di wilayah Kecapi, Kecamatan Tahunan. Sedangkan satu lainnya berada di Senenan, Kecamatan Tahunan.

Dua masjid di Kecapi bahkan telah menyetorkan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) yang berasal dari iuran warga untuk kurban. Masing-masing masjid menyetorkan sekitar Rp 100 juta dan Rp 80 juta.

Dana tersebut kemudian dicatat oleh Baznas sebelum dikembalikan lagi kepada pengurus masjid untuk dikelola sesuai program yang telah direncanakan.

Nantinya, masjid dan musala akan diberi reward 10 persen oleh Baznas dari jumlah setorannya. “Nanti diprogramkan dalam bentuk bantuan Rp 10 juta, misal per orang Rp 2,5 juta,” tambahnya.

Saat ini, Baznas terus mendorong masjid lain untuk membentuk sekaligus mengaktifkan kembali UPZ yang sebelumnya sudah memiliki surat keputusan namun belum berjalan optimal.

“Kami sedang memulai dan berkomitmen menggarap UPZ berbasis masjid. Harapannya, masjid bisa semakin berdaya dan manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (oka/gih/rds)