Jepara  

Baznas Jepara Gandeng DMI Optimalkan Potensi ZIS Melalui Masjid

KETERANGAN: Baznas Jepara saat sosialisasi ZIS ke pengurus masjid dan musala di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Senin (18/5/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara mulai mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui masjid dan musala untuk mengejar target sebesar Rp 17,6 miliar pada 2026. Nilai tersebut meningkat dibanding realisasi penghimpunan tahun 2025 yang mencapai Rp 15,4 miliar.

Ketua Baznas Jepara, M Nasrullah Huda mengatakan, potensi penghimpunan ZIS melalui masjid dan musala di Jepara masih sangat besar dan belum tergarap maksimal. Karena itu, Baznas menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) mulai tingkat kabupaten hingga kecamatan untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan masjid dan musala.

“Kami melihat potensi ZIS di masjid dan musala sangat besar. Karena itu kami bekerja sama dengan DMI agar pengelolaannya bisa berjalan bersama-sama dan manfaatnya kembali ke masyarakat,” kata Huda kepada Joglo Jateng, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, pengurus UPZ nantinya akan mendapatkan legalitas resmi dari Baznas untuk menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah di wilayah masing-masing. Dana yang terkumpul kemudian disetorkan ke Baznas setiap bulan untuk dicatat dan diawasi pengelolaannya.

Dana tersebut nantinya tetap dikembalikan 100 persen kepada pengurus UPZ untuk dikelola di lingkungan masjid masing-masing sesuai rencana anggaran biaya (RAB) yang telah disusun. “Pengelolaan yang tidak sesuai aturan, akan kami tegur,” ujarnya.

Baznas juga menetapkan pola penggunaan dana dengan porsi 40 persen untuk bantuan konsumtif dan 60 persen untuk program produktif, seperti bantuan modal usaha.

Menurut Huda, pola tersebut dilakukan agar zakat bisa transparan dan optimal. “Zakat bukan hanya membantu sesaat, tapi bagaimana mengentaskan kemiskinan,” tuturnya.

Saat ini, dari sekitar 1.150 masjid di Jepara, baru 33 masjid yang memiliki UPZ. Namun, hanya tiga masjid yang aktif menghimpun dana secara rutin.