JEPARA, Joglo Jateng – Suasana pagi dan sore hari di Bendung Bakalan, Desa Ketilengsingolelo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, hampir tak pernah sepi dari pengunjung. Wisata sederhana yang berada di aliran Sungai Wulan itu menjadi salah satu lokasi favorit warga Jepara bagian selatan untuk menikmati matahari terbit maupun tenggelam.
Saat pagi hari, sejumlah pengunjung datang untuk menyaksikan semburat cahaya matahari yang perlahan muncul dari balik hamparan pepohonan dan aliran air bendungan.
Sementara menjelang sore, kawasan ini kembali ramai oleh warga yang ingin menikmati suasana senja yang tenang. Rindangnya pepohonan di sepanjang bantaran sungai menjadi daya tarik tersendiri.
Meski cuaca terik, suasana di bawah pepohonan tetap terasa sejuk.
Pengunjung pun tampak santai menikmati waktu bersama keluarga, teman, maupun pasangan. Kursi-kursi dan meja sederhana tertata di beberapa titik.
Sebagian pengunjung memilih duduk di tikar yang digelar di bawah pohon sambil menikmati makanan ringan dan minuman dari warung-warung sekitar.
Pemandangan perdesaan yang masih asri menjadi nilai lebih yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan. Sekelompok anak muda tampak bercengkerama di tepi sungai, sementara keluarga yang membawa anak-anak menikmati suasana alam terbuka.
Sesekali terlihat domba-domba merumput di seberang sungai menambah kesan alami kawasan tersebut. Tak sedikit pula pengunjung yang membawa joran untuk memancing.
Aktivitas itu menjadi hiburan tersendiri sembari menikmati aliran Sungai Wulan yang tenang.
Lokasi wisata ini cukup mudah dijangkau. Dari pusat Kota Jepara, pengunjung hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 22 kilometer atau sekitar 40 menit berkendara.
Letaknya yang berada di wilayah selatan Jepara juga menjadikannya pilihan warga yang enggan menempuh perjalanan jauh ke kawasan pantai.
Sejak mulai dikenal masyarakat pada 2022 lalu, Bendung Bakalan Welahan perlahan berkembang menjadi destinasi alternatif yang ramai dikunjungi. Pengelolaannya dilakukan secara swadaya oleh warga sekitar yang memanfaatkan potensi alam di kawasan bendungan.
Keramaian biasanya meningkat pada Sabtu dan Minggu pagi maupun sore hari. Banyak pengunjung datang untuk berburu pemandangan sunrise dan sunset yang menjadi daya tarik utama wisata ini.










