Padat Karya di Kadirojo sudah Berlangsung 28 Meter

KERJAKAN: Warga Padukuhan Kadirojo, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, sangat antusias dalam mengerjakan proyek padat karya, Selasa (3/10/23). (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Di salah satu titik padat karya yaitu Padukuhan Kadirojo, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, sudah mulai dikerjakan sejak Senin (2/10) lalu. Dengan total pembangunan jalan sepanjang 417 meter dan telah dikerjakan 28 meter per Selasa (3/10).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul Istirul Widiastuti, S.IP, MPA melalui Sub Koordinator Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Bantul Sukirah, SH, M.Ec.Dev. mengatakan, masyarakat sangat antusias melaksanakan padat karya. Dikarenakan warga sekitar bisa mendapatkan pekerjaan di wilyahnya sendiri.

“Dengan dikerjakan oleh masyarakat sekitar, kemungkinan besar akan menghasilkan jalan berkualitas baik dan bisa bertahan lebih lama. Serta, selain mendapatkan infrastruktur, mereka juga akan menerima upah perangsang kerja yang akan diberikan setelah pengerjaan selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 4, Padukuhan Kadirojo sekaligus ketua kelompok padat karya Padukuhan Kadirojo, Slamet Widada menyebutkan, proyek ini memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada warga.

“Yang terlibat dalam pengerjaan merupakan warga yang sangat membutuhkan pemasukan. Dengan total ada 52 pekerja, rinciannya 40 sebagai tenaga kerja angkut, 10 tukang dan 2 ketua kelompok, serta dari keseluruhan ada enam pekerja perempuan,” terangnya.

Menurutnya, latar belakang mereka berbeda-beda, ada yang bermata pencaharian buruh tidak tetap atau sebagai ibu rumah tangga. Selain itu ada juga yang bekerja wiraswasta, namun setelah pandemi banyak mengalami gulung tikar.

“Jadi pekerja yang terlibat benar-benar orang yang terseleksi dan sangat membutuhkan. Sehingga, mempunyai dampak ekonomi langsung,” imbuhnya.

Dalam dua hari kerja pembangunan jalan ini, pihaknya menjelaskan, sudah mencapai 28 meter, dengan lebar 2,5 meter. Yang dikerjakan mulai jam kerja pukul 08.00 pagi dan berakhir pada pukul 16.00 sore.

“Ruas jalan yang sedang dibangun ini merupakan akses yang sangat diperlukan masyarakat, baik menuju sekolah, panti asuhan dan Masjid Al Fadar. Namun, meski sangat dibutuhkan, sebelumnya kalau hujan jalannya susah dan jelek.(cr13/sam)