JEPARA, Joglo Jateng – Anak didik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Jepara, Laksamana Krido Swarna Bumi peroleh kemenangan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FPTI Pusat. Even ini diselenggarakan di Tabanan, Bali.
Pemuda asal Kecamatan Batealit ini, memperoleh medali emas di kategori Youth C (tahun lahir 2010-2011). Krido, sapaan akrabnya, berhasil mengalahkan ratusan atlet dari puluhan klub yang berpartisipasi di Kejurnas Panjat Tebing Terbuka.
Adapun rahasia kemenangan, kata pria berusia 13 tahun itu, menekankan latihan, beribadah dan berdoa. Latihan sendiri, digenjot setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu sore. Sementara di Minggu full race.
Meski begitu, sewaktu di Bali, 1 sampai 3 Desember 2023, dirinya mengaku panik di awal. Krido merasa tidak percaya diri dan takut jika kalah melawan atlet lintas Indonesia. Namun berkat rutin beribadah, kegundahan berangsur sirna.
“Di sana mencoba untuk mengatur napas dan berpikir bahwa kemenangan dan semuanya karena Tuhan. Sebagai manusia hanya memaksimalkan ikhtiar. Keraguan dan ketakutan sedikit demi sedikit hilang,” papar Krido kepada Joglo Jateng, Selasa (12/12/23).
Selain dibina klub Gopala Jepara, Krido juga tergabung DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kemudian dirinya berlatih di SLOMPN (Sentra Latihan Olahraga Muda Prestasi Nasional) UNJ.
Pelatih dan Pengurus FPTI Jepara, Abdul Kholiq mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh Krido. Menurutnya, akan memotivasi para atlet muda untuk giat berlatih dan menjadi juara di kompetisi berikutnya.
Sementara itu, Direktur Event Kejurnas Bali 2023, Setyo Dibyo mengatakan, Kejurnas Panjat Tebing Terbuka Kelompok Umur tersebut sengaja dirancang Pengurus Pusat FPTI. Tujuannya adalah untuk menjaga regenerasi atlet. (cr2/fat)










