BANTUL, Joglo Jogja – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bantul mengadopsi strategi pembelajaran unik mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk menjaga semangat belajar siswanya. Pembelajaran interaktif ini dilaksanakan dengan menggunakan bantuan media kartu kata.
Guru Bahasa Indonesia MTsN 4 Bantul, Ketty Astutty mengungkapkan, penggunaan kartu kata memiliki berbagai manfaat penting. Selain membantu siswa dalam mengenal huruf, kosa kata, dan gambar, kartu kata, media ini juga mampu mengembangkan daya ingat otak kanan siswa serta memperbanyak perbendaharaan kata mereka.
“Sehingga membuat siswa kelas 7H antusias dalam mengikuti pembelajaran tersebut. Dalam materi pembelajaran hari itu, siswa diajak untuk mengidentifikasi kata baku dan tak baku dengan permainan kartu kata,” ungkap Ketty, belum lama ini.
Lebih lanjut, mereka secara bergantian menebak kartu kata yang diberikan oleh teman sebangkunya dan menciptakan suasana belajar yang interaktif. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara aktif. Tetapi juga menjadi lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran.
“Penggunaan kartu kata tidak hanya sebagai media pembelajaran, tetapi juga membantu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menginspirasi kreativitas guru dalam mengajar,” tuturnya.
Senada, Kepala MTsN 4 Bantul, Drs. Ahmad Basuki menyambut baik inisiatif guru dan siswa dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan. Pihaknya berharap agar semangat belajar seperti ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan metode pembelajaran yang inovatif.
“Kami mendukung penuh kepada seluruh pengajar yang menemukan metode-metode pembelajaran baru seperti ini. Sehingga untuk kedepannya dapat memajukan sekolah dan menjadikan sekolah lain untuk berlomba dalam membuat inovasi baru,” tuturnya. (suf/adf)










