KUDUS, Joglo Jateng – Dalam upaya memperkuat hafalan Al-Qur’an para siswa, SMP Muhammadiyah 1 Kudus Adakan Daurah Tahfidz. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan sekolah yang telah berjalan sejak tahun ajaran 2021/2022, bersamaan dengan program Coding.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kudus, Ali Zamroni menjelaskan, Daurah Tahfidz merupakan bentuk pembinaan intensif bagi siswa penghafal Al-Qur’an. Agar hafalannya semakin kuat dan mutqin.
“Untuk memperkuat tahfid itu kami mengadakan daurah. Daurah itu seperti karantina, anak-anak fokus memperbaiki dan menambah hafalan,” ujarnya baru-baru ini.
Program tahfidz sendiri menjadi salah satu kebanggaan sekolah. Sebagai pengganti program unggulan sebelumnya yang berfokus pada persiapan Ujian Nasional.
“Setelah UN ditiadakan, kami beralih membuat program unggulan baru. Yaitu Tahfidz dan Coding,” tambahnya.

Menurutnya, setiap siswa yang tergabung dalam kelas tahfidz memiliki target hafalan minimal 3 juz saat lulus. Proses pembelajaran dilakukan secara rutin setiap Senin hingga Kamis, pukul 14.00-15.00, di bawah bimbingan para ustadz dan ustadzah yang hafidz Al-Qur’an.
“Anak-anak tahfid dibimbing khusus. Kalau siswa reguler pulang pukul 13.15, maka mereka istirahat dulu, lalu lanjut bimbingan tahfidz satu jam. Alhamdulillah pengampu kami hafidzah, ada yang hafal sampai 15 juz,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Kudus berharap para siswa tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an. Tetapi juga memiliki kedisiplinan, konsentrasi, dan kecintaan yang lebih besar terhadap kalamullah.
“Kami ingin anak-anak tidak sekadar hafal, tapi juga kuat hafalannya dan mencintai Al-Qur’an dengan sepenuh hati,” tutupnya. (uma/fat)










