Bagi siswa SD 2 Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus Hari Guru Nasional bukan sekadar peringatan. Ini adalah kesempatan untuk tampil, berekspresi, dan menunjukkan kreativitas mereka melalui pawai, lomba, dan pertunjukan yang memeriahkan sekolah.
RANGKAIAN kegiatan meriah digelar SD 2 Mlati Kidul untuk memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Sabtu (22/11). Mulai dari pawai mengelilingi lingkungan sekolah, fashion show busana adat, hingga berbagai lomba bakat dan minat digelar untuk menggali potensi siswa sekaligus melestarikan budaya daerah.
Kepala Sekolah Nita Yuliana menjelaskan, persiapan kegiatan ini dilakukan selama tiga minggu oleh masing-masing kelas. Siswa kelas 3 dan 4 mengenakan pakaian adat, sementara kelas 1, 2 mengangkat tema profesi dan kelas 5 dan 6 mengenakan hasil kreasi daur ulang sampah plastik.
“Kami sebagai guru ingin mengembangkan kreativitas dan potensi anak. Lewat kegiatan seperti ini, mereka belajar melestarikan budaya daerah sekaligus membentuk karakter,” ujarnya.
Beragam lomba juga disiapkan, seperti solo vokal, tahfidz, geguritan, dan menggambar bercerita. Setiap siswa diwajibkan mengikuti minimal satu cabang lomba. Kejuaraan dibagi menjadi dua kategori, yakni kelas tinggi dan kelas rendah.
Lewat peringatan Hari Guru tahun ini, Nita berharap para pendidik semakin termotivasi meningkatkan kualitas pembelajaran. “Semoga guru semakin bermutu, mendidik anak sepenuh hati, menjadi profesional, ramah anak, dan selalu dirindukan murid,” harapnya.
Antusiasme juga datang dari para orang tua. Salah satu wali murid, mengungkapkan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami senang sekali. Anak-anak memakai busana adat dari berbagai daerah. Persiapannya juga tidak mendadak, jadi orang tua bisa menyiapkan dengan maksimal,” ungkapnya. (iza)













