KENDAL, Joglo Jateng – Menjelang pergantian tahun, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan cara sederhana dan penuh makna. Ia meminta warga menghindari penggunaan kembang api maupun petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif. Langkah ini juga bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan, kebakaran, maupun gangguan ketertiban umum yang kerap terjadi saat perayaan.
AKBP Hendry menekankan, pergantian tahun sebaiknya dimaknai sebagai momentum refleksi, bukan sekadar euforia berlebihan. Keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan harus menjadi prioritas utama.
”Momentum Tahun Baru mari kita rayakan dengan sederhana dan penuh makna, tanpa kembang api atau hal-hal yang berpotensi membahayakan. Jadikan pergantian tahun sebagai waktu untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial,” ujar Kapolres, Minggu (28/12).
Solidaritas untuk Bencana Sumatra
Lebih lanjut, Kapolres mengajak masyarakat Kendal untuk menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama. Khususnya bagi warga di wilayah Sumatra yang saat ini tengah menghadapi musibah akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Di tengah suasana sukacita, AKBP Hendry mengingatkan pentingnya berbagi kepedulian. Baik melalui doa maupun bantuan sesuai kemampuan sebagai wujud kebersamaan dan kemanusiaan.
”Tahun Baru bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi tentang harapan, kepedulian, dan kebersamaan. Mari kita awali tahun dengan niat baik dan tindakan positif,” imbuhnya.
Pihaknya menegaskan, Polres Kendal akan terus melakukan pengamanan dan patroli di sejumlah titik strategis. Hal ini dilakukan guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama malam pergantian tahun.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban. Warga diminta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. (ags/adf)










