KENDAL, Joglo Jateng – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan para penyandang tunanetra di Kabupaten Kendal untuk memperdalam keimanan. Puluhan tunanetra mengikuti Pesantren Kilat Ramadan Tunanetra yang digelar DPC Pertuni Kabupaten Kendal, Sabtu–Minggu (28/2–1/3/2026), di Aula KPU Kendal.
Sebanyak 31 peserta mengikuti kegiatan yang difokuskan pada pembelajaran membaca Al-Qur’an huruf braille. Selain itu, peserta juga mendapatkan kajian keislaman, buka puasa bersama, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga sahur dan salat subuh berjemaah.
Ketua Pertuni Kendal, Imam Sahrozi, mengatakan pesantren kilat ini menjadi ruang penguatan iman dan ketakwaan tunanetra selama Ramadan. “Membaca Al-Qur’an adalah bagian penting dalam meningkatkan ketakwaan. Karena itu kami memfasilitasi teman-teman tunanetra yang ingin belajar membaca Al-Qur’an braille,” katanya.
Ia menjelaskan, pembelajaran membaca Al-Qur’an braille selama ini rutin dibuka sebulan sekali pada Sabtu pekan terakhir. Ke depan, Pertuni Kendal juga berencana mengembangkan pembelajaran secara daring agar jangkauannya lebih luas.
“Kami sudah memiliki Al-Qur’an braille dan buku panduan. Ke depan, pembelajaran online akan kami siapkan agar peserta bisa belajar lebih intens,” jelasnya.
Sementara itu, guru pembimbing, Sofyan, mengatakan bahwa membaca Al-Qur’an braille membutuhkan ketekunan dan hafalan kode huruf Arab. “Kuncinya harus semangat dan punya target. Setiap hari harus membuka modul agar terbiasa membaca huruf braille Al-Qur’an,” ujarnya.
Sofyan juga menyampaikan bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui grup WhatsApp Pertuni Kendal. Peserta dapat bertanya dan berdiskusi kapan saja.
“Kalau hanya belajar sebulan sekali tentu belum cukup. Harus rutin setiap hari sampai benar-benar bisa,” pungkasnya. (ags/gih)










