KUDUS, Joglo Jateng – Bank Jateng Cabang Kudus menggelar mini expo yang menghadirkan berbagai penawaran kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit pemilikan rumah (KPR). Kegiatan ini berlangsung mulai 13 hingga 20 April 2026 dan terbuka tidak hanya bagi ASN dan P3K, tetapi juga masyarakat umum.
Pimpinan Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto menjelaskan, expo ini menjadi upaya untuk mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat secara langsung. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan kemudahan akses kredit dengan berbagai pilihan produk yang kompetitif.
”Untuk KKB, kami menghadirkan berbagai merek kendaraan, mulai dari motor Vespa, Honda, Yamaha, hingga motor listrik. Sementara untuk mobil, saat ini tersedia beberapa merek seperti Honda dan Citroen, dan akan bertambah pada pekan depan,” ujarnya.
Selain KKB, mini expo ini juga menghadirkan layanan KPR dengan melibatkan sekitar empat developer perumahan di wilayah Kudus. Program KPR yang ditawarkan mencakup skema komersial maupun subsidi, dengan bunga kompetitif sekitar 5 persen serta uang muka (DP) ringan mulai dari 1 persen untuk kategori tertentu.
”Program ini memang kami utamakan bagi ASN dan P3K, namun masyarakat umum tetap bisa mengakses. Kami ingin memberikan kemudahan, terutama bagi mereka yang ingin memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang terjangkau,” jelasnya.
Meski demikian, Risdiyanto mengakui, pengembangan KPR subsidi di Kudus masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dengan harga terjangkau. Hal ini membuat sebagian besar pembiayaan masih didominasi oleh KPR komersial.
Dalam pelaksanaannya, mini expo ini juga menggandeng sejumlah pihak pendukung, seperti BPJS Ketenagakerjaan, yang membuka layanan untuk memudahkan persyaratan pengajuan kredit. Khususnya bagi pelaku usaha yang ingin mengakses kredit usaha rakyat (KUR).
Tak hanya itu, sejumlah tenant lain juga turut meramaikan expo, termasuk penawaran kredit produk elektronik seperti ponsel. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan keuangan yang lebih lengkap bagi pengunjung.
Bank Jateng menargetkan minimal 10 nasabah untuk masing-masing produk, baik KKB maupun KPR, selama kegiatan berlangsung. Setelah expo selesai, seluruh calon nasabah yang telah mendaftar akan tetap ditindaklanjuti guna memastikan proses pengajuan berjalan optimal.
”Ini baru pertama kali kami adakan tahun ini. Jika hasilnya positif, ke depan akan kami gelar kembali dengan skala yang lebih besar,” pungkasnya. (adm/fat)










