PURWOREJO, Joglo Jateng – Pasien kini tak perlu antre dan bisa menghindari penumpukan pasien di instalasi farmasi. Pasalnya, RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo menawarkan fasilitas inovatif bernama Anoman Oke (Antar Obat Aman Sampai Tujuan Ora Lali Konseling dan Edukasi Apoteker).
Melalui fasilitas ini, pasien bisa langsung pulang untuk beristirahat, sementara obat akan diantar oleh kurir hingga ke rumah.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Nunik Sulistyaningsih mengatakan, ada dua pilihan jasa pengantaran yang disediakan. Keduanya yakni JNE dan Pos Indonesia yang loketnya berada di dekat instalasi farmasi (tempat pengambilan obat).
“Ada dua jasa layanan kurir yang bisa dipilih pasien yaitu PT Pos Indonesia dan JNE,” tutur dr. Nunik, Rabu (10/6/2026).
Dia menjelaskan, untuk menggunakan layanan Anoman Oke, setelah pasien keluar dari poliklinik dan mendapat nomor antrean farmasi dari perawat, pasien bisa langsung menuju loket pos atau JNE.

Pasien tinggal mengisi formulir yang disediakan, serta melakukan pembayaran, lalu pulang menunggu obat di rumah.
Sejak diluncurkan, hingga kini sudah banyak pasien yang menggunakan kemudahan tersebut.
“Jika dipersentase, kurang lebih 25 persen pasien menggunakan jasa kurir untuk mengirimkan obat,” ungkapnya.
Dijelaskan, tarif pengantaran pun tak mahal. Hanya dengan Rp 10.000, obat sudah sampai di rumah tanpa capek mengantre.
Menggunakan JNE, biaya flat Rp 10.000 berlaku ke semua wilayah Kabupaten Purworejo. Sementara untuk jasa Pos, khusus wilayah Kecamatan Bayan, Purworejo, dan Banyuurip, biaya antar dipatok Rp 10.000 dan obat akan sampai di hari yang sama.
Selain ketiga wilayah tersebut, dikenakan biaya Rp 13.000, di mana obat akan sampai sehari setelah tanggal periksa atau resep diserahkan.
“Untuk pengiriman ke luar wilayah Kabupaten Purworejo, menggunakan tarif reguler masing-masing ekspedisi,” pungkas dr. Nunik. (mrn/ree/rds)










