KOTA, Joglo Jogja – Sebanyak 12.000 guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi target sasaran vaksinasi booster. Bertempat di XT Square, rencananya vaksinasi booster tersebut akan rampung pekan depan.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Lana Unwanah membenarkan hal tersebut. Ditargetkan vaksinasi booster tersebut akan selesai dalam waktu lima hari.
“Harapannya, seluruhnya bisa diselesaikan dalam waktu lima hari. Sehingga pada awal pekan depan seluruh guru dan ASN sudah divaksin booster,” ungkapnya, Kamis (27/1/22).
Bertempat di sentra vaksinasi XT-Square, pihaknya mengungkapkan setiap harinya vaksinasi booster ini akan diberikan kepada 2.300 hingga 2.500 orang. Meskipun hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan bagi ibu hamil.
Dalam pelaksanaannya, vaksinasi booster ini belum diperuntukkan bagi ibu hamil. Karena memang belum ada anjuran vaksinasi booster untuk ibu hamil.
“Kami belum menerima petunjuk teknis dari kementerian untuk vaksinasi booster kepada ibu hamil. Untuk ibu hamil, masih menunggu sampai ada kebijakan lebih lanjut,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta, HeroePoerwadi menambahkan, guru dan tenaga kependidikan diprioritaskan dalam pemberian vaksinasi. Dengan tujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang sudah kembali dilakukan secara tatap muka di sekolah.
Tidak hanya guru dan tenaga pendidik, aparatur sipil negara masuk dalam kelompok pelayan publik. Sehingga diprioritaskan dalam pemberian vaksinasi ini.
“Kegiatan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan ini dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, yang saat ini sudah dilakukan secara bertahap menuju kapasitas penuh,” imbuhnya. (fif/bid)










