Demak  

Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

SITUASI: Salah satu pedagang sembako sedang menjajakan dagangannya di Pasar Bintoro Demak, Rabu (9/3). ()

DEMAK, Joglo Jateng – Harga beberapa bahan pokok di Pasar Bintoro Kabupaten Demak terpantau merangkak naik. Cabai, bawang merang, bawang puting, dan telur mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Bintoro Demak Kiswati (50) menyampaikan, sudah sepekan terakhir ini harga menjadi naik. Meski demikian, dirinya mengatakan tidak mengetahui sebab terjadinya kenaikan tersebut.

“Sudah semingguan lebih harganya naik. Cabai rawit merah dari Rp 25-30 ribu per kilogram. Kini menjadi Rp 55-70 ribu per kilogramnya. Untuk cabai merah keriting dari Rp 20-25 ribu menjadi Rp 45-46 ribu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/3).

Senada, pedagang lain Sundari (48) mengatakan, harga cabai sudah naik dari pertengahan Februari lalu, kenaikan terjadi secara terus menerus dengan lonjakan yang tinggi. Menurutnya, selain musim hujan yang mempengaruhi, tingginya harga juga dipengaruhi oleh akan datangnya bulan Ramadan.

“Sudah hampir satu bulan, sejak musim hujan kemarin mungkin petaninya pada gagal panen. Ditambah mau puasa biasanya memang harganya melonjak,” ucapnya.

Sundari menambahkan, kenaikan menjelang bulan Ramadan memang sudah biasa terjadi, namun kenaikan bahan pokok yang terjadi saat ini naik secara bersamaan. Sehingga, hal itu membuat kenaikan harga kali ini cukup terasa baik bagi pembeli maupun bagi pedagang.

“Mau puasa sudah biasa naik, tapi karena naiknya bareng-bareng ada minyak goreng juga yang naik dan langka jadi sangat terasa kenaikan kali ini,” ujarnya.

Sementara itu, untuk beberapa bahan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih dan telur juga mengalami kenaikan harga. Bawang merah yang awalnya berada di harga Rp 25-30 ribu perkilogram saat ini menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Bawang putih dari harga Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga telur terpantau juga mengalami kenaikan sebesar Rp 2000 dengan harga saat ini Rp 26.000 per kilogram. (cr3/gih)