Ramadan Bulan Istimewa

Oleh: Dr. KH. Anasom, M. Hum
Ketua PCNU Kota Semarang; Dosen UIN Walisongo Semarang

SERINGKALI kita mendengar orang mengatakan semua hari atau bulan sama saja, tidak ada yg lebih baik. Orang mengatakan demikian terutama saat berdiskusi mungkin untuk mengadakan suatu keperluan. Namun, sebenarnya di masyarakat kita sudah sangat dipahami ada waktu-waktu atau hari atau bulan yang memiliki keistimewaan tertentu.

Apalagi dalam agama Islam dikenal ada hari baik, yakni hari Jum’at juga disebut sebagai Sayyidul Ayyam. Malam hari Jumat juga dikenal sebagai Malam yang Afdol. Ada juga hari-hari tertentu dikenal memiliki keistimewaan, misalnya tanggal 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari ‘Asyura. Malam tengah Sya’ban dikenal Nisfu Sya’ban. Juga hari ‘Arafah, hari tempat berkumpulnya umat Islam yang berhaji di Padang ‘Arafah.

Al Qur’an memperkenalkan juga bulan mulia yang dikenal sebagai  Arba’atun Hurum, yaitu empat bulan mulia bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Semua ada kisah dan ceritanya sendiri sendiri.

Ramadan lebih istimewa lagi. Untuk masuk bulan Ramadan, Rasulullah mengajarkan doa “Allahumma Baariklana Fii Rajaba Wa Syakbaana waballighna Romadhaana”. Yang artinya, Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab, pada bulan Sya’ban dan sampaikanlah (umur kami mendapatkan keberkahan) bulan Ramadan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ramadan telah datang kepada kalian, -ia adalah- bulan berkah, Allah -Azza wa Jalla- telah mewajibkan kepada kalian berpuasa. Di bulan itu pintu langit dibuka, dan pintu neraka Jahim ditutup dan setan pembangkang dibelenggu. Demi Allah, di bulan itu ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapat kebaikannya, maka sungguh ia tidak mendapatkannya.”(HR. Nasai)

Saking istimewanya nama Ramadan ini sangat banyak. Syekh Zain bin Muhammad bin Husein Al-Idrus Al-Ba’lawi mengumpulkan 17 nama-nama bulan Ramadan berdasarkan Al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi Muhammad Saw. Yaitu Syahrul Qur’an (Bulan Al-Qur’an), Syahru Ash-Shiyaam (Bulan Puasa), Syahrul Qiyam (Bulan Didirikannya Salat), Syahru Ad-du’a (Bulan Doa), Syahru Ar-Rahmah (Bulan Rahmat), Syahrul Maghfirah (Bulan Ampunan), Syahru Ash-Shabr (Bulan Kesabaran), Syahru Ash-Shadaqah (Bulan sedekah), Syahru Ar-Rizq (Bulan Rezeki), Syahrul Muwaasaat (Bulan Pertolongan), Syahrul Jihad (Bulan jihad), Syahrul Barakah (Bulan Keberkahan), Syahrul Masajid (Bulan Masjid-masjid), Sayyidus Syuhur (Penghulunya Bulan-bulan Lainnya), Syahrul Ibadah (Bulan Ibadah), Syahrul Khair (Bulan Kebaikan). (*)