Perbanyak Ibadah dan Hidupkan Tradisi Lebaran

KH Zainuddin Rusydan. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo  Jateng – Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah 02 Kudus, KH Zainuddin Rusydan mengajak umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan. Khususnya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir. Menurutnya, berdasarkan pendapat ulama, termasuk Syekh Abu Hasan Al-Shadili, malam Lailatul Qadar diperkirakan terjadi pada tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

“Kita tidak tahu apakah tahun depan masih bisa bertemu Ramadan lagi atau tidak. Maka, manfaatkan waktu ini untuk meningkatkan ibadah,” ujarnya, Senin, (24/03).

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dalam merayakan Idul Fitri, khususnya dalam hal pembelian petasan. Menurutnya, uang yang digunakan untuk hal tersebut lebih baik dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat.

Terkait tradisi takbir, KH Zainuddin berharap masyarakat dapat kembali pada cara yang lebih sederhana dan bermakna. Seperti takbir keliling dengan obor, sebagaimana yang dilakukan pada tahun 1980-an.

“Takbir keliling dengan berjalan kaki dan membawa obor lebih mengena dibandingkan dengan menggunakan alat pengeras suara yang justru mengganggu orang lain, terutama jika dilakukan hingga tengah malam,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung tentang penetapan Idul Fitri yang biasanya mengikuti sidang isbat oleh Kementerian Agama. Ia menyebutkan bahwa tahun ini ada kemungkinan perayaan Idul Fitri antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah akan bersamaan pada 31 Maret 2025 mendatang.

“Menteri Agama sudah memberikan sinyal bahwa kemungkinan tahun ini umat Islam bisa merayakan Idul Fitri bersama-sama. Ini tentu menjadi momen yang baik untuk mempererat kebersamaan umat,” katanya.

Pihaknya berharap, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, umat Islam bisa terus meningkatkan amalan mereka. Baik dalam aspek ibadah maupun ekonomi agar kehidupan semakin berkah dan sejahtera. (adm)