Jadi Syarat Mudik, Cakupan Booster Meningkat

BERIKAN: Salah satu masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi di halaman depan Kantor Dinas Kesehatan Bantul, belum lama ini. (ERNA SARI SUSANTI/ JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Capaian vaksinasi booster atau dosis ketiga  di Kabupaten Bantul mengalami peningkatan. Hal ini mengingat booster menjadi salah satu persyaratan untuk melakukan mudik lebaran di tahun 2022 ini.

Data yang didapat oleh Dinas Kesehatan Bantul sesuai dengan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KCP-PEN), per tanggal 11 Februari 2022 kemarin adalah 5.08 persen atau 33.990 orang. Sementara per 6 April 2022 didapat 18.26 persen atau 140.075 orang.

Sementara persyaratan mudik lebaran tertuang di dalam Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 mengenai Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019, yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid 2019 dimana mulai berlaku efektif 2 April lalu. Salah satu aturan mudik ini adalah pelaku perjalanan atau pemudik yang sudah melaksanakan vaksin booster atau vaksin ketiga tidak diberlakukan tes PCR atau antigen.

Kasie Surveilans, Imunisasi dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Slina Chrisniati mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan capaian vaksinasi booster. Mengingat adanya peningkatan peminat dari pada data sebelumnya.

“Kami akan berusaha untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi booster di Bantul khususnya. Kemarin baru saja dilakukan rapat vaksin booster bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA),” ujarnya saat dihubungi belum lama ini.

Hal tersebut masih terus diupayakan keberlanjutannya, mengingat masih dilakukan rapat pra persiapan vaksinasi booster. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Kemungkinan kerjasama dengan berbagai pihak akan terus dilaksanakan untuk kesuksesan capaian booster di Kabupaten Bantul. Yang jelas kami tingkatkan dengan melayani masyarakat di layanan dan sentra kesehatan, semuanya ada jadwalnya masing-masing,” ucapnya.

Ia menambahkan dari Dinas Kesehatan meyediakan 500 kuota vaksinasi. Dimana vaksin disediakan sesuai dengan ketersediaan.

“Vaksin tergantung stok yang ada, sekarang ini masih tersedia Astra Zeneca, Pfizer, dan Moderna. Semua vaksin adalah yang terbaik,” katanya.

Sementara masyarakat sangat antusias untuk melakukan vaksinasi. Dimana sebelum puasa sempat memenuhi 500 kuota per hari.

“Kemungkinan adanya lonjakan vaksinasi booster akan terus berlanjut. Hari ini hampir 300an lebih yang datang, meskipun tadi hujan warga tetap antusias,” pungkasnya. (ers/bid)