SLEMAN, Joglo Jogja – Kasus Covid-19 diprediksi bakal kembali meningkat di akhir bulan ini. Sementara itu, di Kabupaten Sleman jumlah sebaran Covid-19 juga sudah mulai meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Cahya Purnama membenarkan hal tersebut. Sehingga, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
“Prediksi nasional angka penularan kasus akan kembali meningkat di akhir Juli ataupun awal Agustus. Kami mengimbau masyarakat agar tetap mempertahankan protokol kesehatan, terutama dalam hal penggunaan masker,” ungkapnya baru-baru ini.
Tercatat, pertanggal 15 Juli, jumlah angka positif Covid-19 di Kabupaten Sleman kembali meningkat, yakni di angka 165 kasus. Sebanyak 132 masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri dan sisanya dirawat di rumah sakit.
Menurutnya, faktor penyebab kenaikan kasus di antaranya karena munculnya varian Covid-19 baru, yakni varian BA4 dan BA5 yang ditengarai memiliki penularan cepat. Apalagi, ditengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.
“Kita memang harus waspada. Jangan abai menggunakan masker meskipun di tempat terbuka. Jadi yang dulu sudah landai, boleh tidak menggunakan masker ditempat terbuka sekarang harus menggunakan masker di manapun berada,” lanjutnya.
Senada, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman , Shavitri Nurmala Dewi menambahkan, varian Covid-19 BA4 dan BA5 ditengarai memiliki penularan yang lebih cepat dibanding varian omicron biasa. Selain itu, masyarakat yang belum vaksin terutama yang dosis ketiga diminta segera melaksanakan booster.
Menurutnya, masyarakat bisa melakukan vaksinasi di sentra vaksinasi di SCH maupun reguler di fasilitas layanan kesehatan. Pasalnya, pertanggal 10 Juli, capaian vaksinasi booster di Kabupaten Sleman juga masih rendah, yakni di angka 38,03 persen.
“Capaian dosis ketiga di Sleman ini relatif masih sedikit, sebab animo masyarakat rendah dan belum menjadi kebutuhan,” pungkasnya. (fif/bid)










