KUDUS, Joglo Jateng- Di usianya yang bertambah satu tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kaliwungu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) dengan berbagai rangkaian lomba. Ajang itu ditujukan kepada para siswa Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Kudus.
Kepala SMP 1 Kaliwungu Abdullah Noor menjelaskan, HUT SMP 1 Kaliwungu sebenarnya jatuh pada Jumat (29/7) lalu, bertepatan dengan malam satu Muharram. Di malam satu Muharram tersebut, SMP 1 Kaliwungu mengadakan tasyakuran. Untuk perayaan, mulai diselenggarakan pada Sabtu (13/8) hingga Senin (15/8).
“Di hari pertama, kami mengadakan berbagai lomba untuk SD/MI. Serta bazar bagi siswa SMP 1 Kaliwungu sendiri,” jelasnya.
Beberapa cabang lomba digelar bagi siswa SD/MI. Meliputi, Olimpiade Sains Nasional (OSN), solo song, menggambar. Serta dalam rangka nguri-nguri basa Jawa, diadakan juga lomba macapat dan geguritan. Total sejumlah 96 peserta dari seluruh Kabupaten Kudus, mengikuti berbagai cabang lomba tersebut.
“Kami mengadakan lomba basa Jawa, karena ada seorang tokoh yang bilang, bahwa ‘bahasa Jawa akan hilang dari muka bumi nantinya’. Kami ingin mematahkan statement tersebut,” ungkapnya.

Lomba tersebut ditujukan kepada para siswa SD/MI, dengan harapan sebagai ajang promosi kepada mereka. Andai nantinya bisa memilih, mereka dapat menentukan pilihan melanjutkan sekolah di SMP 1 Kaliwungu. Sementara penghargaan yang didapat para juara lomba, berupa piagam, medali, dan sejumlah uang.
“Hadiah tersebut dari sekolah. Maaf, belum bisa digunakan untuk mendongkrak nilai. Namun harapannya dengan pemberian penghargaan tersebut, dapat meningkatkan semangat siswa untuk berkompetisi,” tuturnya.
Sementara kegiatan bazar diselenggarakan atas dasar petuah dari sesepuh Kabupaten Kudus, yakni Kanjeng Sunan Kudus. Lewat filosofi Gusjigang (Bagus, pintar ngaji, dan pandai berdagang). Dari filosofi tersebut, siswa SMP 1 Kaliwungu, dari kelas VII hingga IX diarahkan untuk berwirausaha melalui bazar.
“Mereka diberi budget modal oleh sekolah sebesar Rp 200 ribu. Setelah kegiatan tersebut selesai, uang modal dikembalikan, dan keuntungan dapat disimpan para siswa. Total sejumlah 24 kelas yang mengikuti kegiatan bazar tersebut,” paparnya.
Semua kegiatan tersebut, tentunya mengarah kepada kurikulum merdeka, yang mengedepankan bakat, minat, dan memberdayakan siswa. Serta tertuju pada motto SMP 1 Kaliwungu, yakni ‘Cerdas Berkualitas’. (cr1/fat)










