Optimalkan Prestasi Belajar IPA dengan Strategi Index Card Match

Oleh: Nur Khasanah, S.Pd.SD.
Guru SDN 04 Bulu, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

PENYELENGGARAAN pendidikan pada satuan pendidikan banyak mengalami masalah baik dalam hal pemerataan pendidikan, kesempatan belajar, dan kurangnya sarana dalam pendidikan serta kurangnya sumber belajar yang tersedia dan pemanfaatannya dalam membantu pelaksanaan pembelajaran. Seperti halnya yang terjadi di SD negeri 4 Bulu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pembelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) kelas 1 masih banyak mengalami kendala, yaitu belum maksimalnya pemanfaatan media pembelajaran IPA yang tersedia di sekolah, serta belum banyak memanfaatkan lingkungan alam sebagai sumber dan media pembelajaran.

Guru dalam merencanakan pembelajaran belum mengembangkan materi pembelajaran yang dikaitkan dengan pemanfaatan lingkungan alam sekitar. Guru dalam menyampaikan materi pembelajaran sangat kurang dalam penggunaan media pembelajaran, konsep-konsep IPA disampaikan secara lisan dengan menggunakan metode ceramah, anak disuruh menghafal mencatat atau menyelesaikan soal-soal dalam buku pelajaran tanpa banyak melibatkan siswa dalam interaksi pembelajaran. Hal ini berakibat terhadap hasil belajar yang rendah. Oleh sebab itu, dipandang perlu adanya perbaikan pembelajaran yaitu dengan menggunakan strategi Index Card Match dan pemanfaatan alam sekitar agar siswa lebih semangat dalam belajar.

Strategi Index Card Match ini adalah suatu strategi pembelajaran yang mengajak siswa untuk belajar aktif dan bertujuan agar siswa mempunyai jiwa kemandirian dalam belajar serta menumbuhkan daya kreativitas. Tipe Index Card Match ini berhubungan dengan cara-cara untuk mengingat kembali apa yang telah mereka pelajari dan menguji pengetahuan, serta kemampuan mereka saat ini dengan teknik mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban atau soal sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana menyenangkan. Kelebihan strategi pembelajaran Index Card Match yaitu; 1) menumbuhkan kegembiraan dalam kegiatan belajar mengajar; 2) materi pembelajaran yang disampaikan lebih menarik perhatian siswa; 3) mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan; 4) mampu meningkatkan hasil belajar siswa mencapai taraf ketuntasan belajar.

Langkah-langkah pelaksanaan strategi pembelajaran Index Card Match yaitu: a) Buatlah potongan-potongan kertas sesuai jumlah siswa; b) Bagi kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama; c) Tuliskan pertanyaan tentang materi yang telah diberikan sebelumnya pada setengah bagian kertas yang telah disiapkan (pertanyaan berupa pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat dan pertanyaan sederhana sesuai karakteristik kelas 1), setiap kertas berisi satu pertanyaan; d) Pada setengah bagian yang lain tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang tadi telah di buat; e) Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban; f) Beri setiap siswa satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separuh siswa akan mendapatkan soal dan separuh yang lain akan mendapatkan jawaban; g) Mintalah siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika sudah ada yang menemukan pasangan, minta mereka untuk duduk berdekatan; h) Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, minta setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan keras kepada teman-teman yang lain. selanjutnya soal tersebut di jawab oleh pasangan-pasangan yang lain; i) Akhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

Melalui strategi Index Card Match, siswa belajar dengan penuh semangat prestasi belajar pun meningkat, terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Yaitu berupa peningkatan ketuntasan belajar siswa maupun keaktifan anak dalam kegiatan pembelajaran. Melalui strategi pembelajaran dengan permainan kartu ini, tercipta suasana yang menyenangkan mampu meningkatkan kerja sama dan mendorong kreativitas anak. (*)