Ini Perbedaan Arti Subhanallah dan Masya Allah, Jangan Salah Ucap

  • Bagikan
Kaligrafi Subhanallah
Kaligrafi Arab Tulisan Subhanallah. ©Pixabay

LINGKARJATENG.COM – Kalimat Subhanallah dan Masya Allah sering diucapkan oleh umat Islam. Namun masih banyak dari mereka yang sering tertukar dalam mengucapkan salah satu dari dua kalimat tersebut.

Subhanallah memiliki arti Maha Suci Allah. Kalimat ini diucapkan ketika seorang muslim melihat atau mendengar keburukan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah.

“Suatu hari aku berjunub dan aku melihat Rasulullah SAW berjalan bersama para sahabat, lalu aku menjauhi mereka dan pulang untuk mandi junub. Setelah itu aku datang menemui Rasulullah SAW. Beliau bersabda ‘Wahai Abu Hurairah, mengapakah engkau malah pergi ketika kami muncul?’ Aku menjawab: ‘Wahai Rasulullah, aku kotor (dalam keadaan junub) dan aku tidak nyaman untuk bertemu kalian dalam keadaan junub. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Subhanallah, sesungguhnya mukmin tidak najis.”

Sementara itu, Masya Allah memiliki arti apa yang dikehendaki Allah, maka itu yang akan terjadi. Atau juga bisa berarti semua terjadi atas kehendak Allah.

Kalimat Masya Allah diucapkan ketika seorang muslim kagum atas keindahan, kebaikan serta kekaguman akan ciptaan Allah SWT. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Al Kahfi ayat 39:

“Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu ‘MasyaAllah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.”

Jadi sekarang tahu kan perbedaan arti dan waktu yang tepat untuk mengucapkan Subhanallah dan Masya Allah. Jangan sampai tertukar lagi ya.

  • Bagikan