Warga Positif Corona di RSUD dr. Moewardi Solo Meninggal, Ini Pesan Penting Ganjar ke Warga

Petugas mempraktikan penggunaan pakaian khusus untuk pasien yang dirawat di ruang isolasi. (DOK LINGKAR JATENG)

SOLO-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakata Kota Solo tetap tenang dan tidak usah takut atau panik. Hal itu menyusul adanya satu pasien positif virus Corona (Covid-19) di RSUD dr Moewardi yang meninggal dunia.

‘’Ngga usah panik,’’ kata Ganjar Pranowo saat ditemui usai mengikuti acara di sebuah hotel di wilayah Purwosari Solo pada Jumat (13/3/2020) siang.

Iduladha

Ganjar mengungkapkan, Pemprov langsung melakukan pelacarakan terhadap keluarga korban begitu diketahui ada suspect Covid19 yang meninggal dunia.

“Dari kemarin kita sudah lebih dulu melakukan tracking-tracking kepada keluarganya,’’ kata Ganjar.

Baca juga:  Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Bersinergi dengan Korem 074/Warastratama Adakan Pelatihan UMKM bagi Anggota yang Memasuki Masa MPP

Ganjar membutuhkan bantuan kepada masyarakat untuk membantu pemerintah terkait kasus Covid 19 yang terjadi di Solo.

‘’Karena saya butuh bantuan dari masyarakat untuk membantu, siapa bertemu siapa jadi tidak usah takut karena kita proaktif membantu memeriksa tidak bayar wis,” kata Ganjar Pranowo.

Ia menambahkan, siapa saja dari masyarakat yang bertemu keluarga korban untuk melakukan pelaporan secara tertutup.

‘’Siapa yang merasa bertemu, pernah hubungan dengan keluarga, lapor aja baik-baik tertutup dan nanti saya edarkan hotlinenya meski hotline dipusat sudah ada. Jadi sampaikan saja.

Baca juga:  Nana Sudjana: Sinkronisasi dan Kolaborasi Kunci Perencanaan Pembangunan Jawa Tengah

Ganjar mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan terkait wabah Covid 19 tersebut. Selain dengan Menkes, juga dengan jubir dari pihak khusus bentukan pemerintah yang menangani Covid 19.

‘’Menurut saya masyarakat tenang saja saya sudah komunikasi dengan menteri, sudah komunikasi jakarta, termasuk dengan jubir covid 19 sendiri,’’ ujar Ganjar. (cr5/lut)

DPRD Batang