Mandi Malam Hari Bisa Bikin Rematik, Mitos atau Fakta?

Mandi
Ilustrasi seorang pria sedang mandi di malam hari

LINGKARJATENG.COM – Masih banyak ditemukan di tengah masyarakat bahwa kebiasaan mandi di malam hari tidak baik bagi kesehatan. Mandi di malam hari bisa mendatangkan penyakit bagi tubuh, salah satunya rematik. Apakah hal tersebut benar?

Dilansir dari alodokter, pada beberapa kondisi mandi malam justru dianjurkan, misalnya saat menjelang waktu operasi. Ketika akan menjalani operasi, pasien dianjurkan untuk membersihkan diri dengan mandi pada malam hari sebelumnya. Pasien biasanya diinstruksikan untuk mandi dengan produk yang mengandung chlorhexidine gluconat. Dapat juga dengan sabun antiseptik yang dibeli secara bebas bila Anda tidak diberikan sabun khusus.

Baca juga:  Nakes Diminta Bijak Bersosial Media

Bahaya mandi malam selama ini juga dikaitkan dengan munculnya gejala rematik, namun hal ini hanyalah mitos. Kenyataannya mandi malam dengan air hangat justru dapat membantu meringankan gejala rematik. Selingi mandi air hangat dengan air biasa atau air dingin untuk membantu mengurangi nyeri otot setelah beraktivitas sehari-hari.

Mandi malam juga bisa dilakukan oleh mereka yang banyak berkeringat pada siang harinya. Mandilah pada malam hari sebelum tidur atau cuci muka, ketiak dan kaki bila baunya kurang sedap. Mandi malam hari juga berperan dalam menjaga kebersihan kulit. Selain untuk menghalau bau badan, mandi malam juga ternyata dapat membantu Anda untuk merasa lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Beberapa orang merasa lebih nyaman ketika mandi air hangat pada malam hari, namun Anda bisa mandi dengan air biasa jika merasa lebih nyaman.

Baca juga:  Nakes Diminta Bijak Bersosial Media

Jika menimbang manfaat dan bahaya mandi malam, beberapa pakar setuju bahwa manfaatnya lebih banyak dibandingkan bahaya mandi malam. Namun jika Anda memiliki keluhan tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum membiasakan mandi pada malam hari untuk mencegah dampak bahaya mandi malam.