Jangan Langsung Makan Berat! Ini Panduan Sahur & Buka Puasa Dinkes Banjarnegara

Ilustrasi menu buka puasa. (GEMINI/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan (Dinkes Banjarnegara) mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih asupan makanan. Ditemui langsung di kantornya pada Senin (23/2/26), Kepala Dinkes Banjarnegara, dr. Latifa Hesti Purwaningtyas memberikan panduan khusus agar stamina tubuh warga tetap bugar seharian.

Menurut dr. Latifa, persiapan pra-puasa dan manajemen pola makan sangat menentukan daya tahan tubuh seseorang. Hal ini mencakup pemilihan gizi seimbang pada menu sahur dan berbuka puasa, kecukupan cairan tubuh, hingga penyesuaian intensitas rutinitas sehari-hari.

Aturan Konsumsi Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Dalam arahannya, dr. Latifa menekankan agar warga mengonsumsi makanan yang ringan di lambung namun padat nutrisi saat sahur. Kesalahan pola makan sering kali memicu tubuh cepat lemas hingga dehidrasi.

Berikut adalah pedoman makan selama Ramadan yang direkomendasikan:

  • Porsi Sahur: Pilih menu seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Perbanyak asupan air putih untuk cadangan hidrasi tubuh.
  • Porsi Berbuka: Hindari “balas dendam” dengan langsung menyantap porsi besar. Awali dengan sajian ringan kaya air seperti buah dan sayur untuk menormalkan kinerja lambung.
  • Pantangan Minuman: Jauhi minuman yang tinggi gula serta berkafein (seperti kopi atau teh kental) saat sahur maupun berbuka, karena berisiko mempercepat dehidrasi.