Lapangan Pendukung Piala Dunia U-20 2021 di Solo Direnovasi

Stadion Manahan Solo
Stadion Manahan Solo salah satu venue untuk persiapan Piala Dunia U-20 di Solo. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

Lapangan pendukung Piala Dunia U-20 itu, kata dia, harus sesuai dengan standar FIFA sehingga rumput kelima lapangan harus diganti total.

Selain itu, kata Rudyatmo, perbaikan juga dilakukan pada saluran drainase lapangan, kamar ganti pemain, dan toilet yang disesuaikan dengan standar FIFA. Semua anggaran perbaikan lapangan dari pusat.

Pemkot Surakarta kini juga sedang mencarikan lokasi untuk memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) di selter Manahan Solo. Karena, sesuai aturan FIFA dalam radius satu kilometer dari stadion yang digunakan pertandingan internsional itu, harus bersih atau steril dari pedagang.

PKL akan dicarikan tempat baru, dan selter Manahan awal 2021 harus sudah bersih atau steril.

Sesuai dengan hitungan kasar sebelumnya, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan anggaran renovasi lapangan pendukung Piala Dunia U-20 mencapai Rp80 miliar.

Anggaran tersebut selain untuk mengganti rumput dan peresapan, juga digunakan untuk pengadaan fasilitas lain di antaranya ruang ganti dan toilet.(ara/rds)