PURWOKERTO, Joglo Jateng – Ditengah semakin tinggi kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas tim relawan kemanusiaan PMI dan Pusdalops BPBD Banyumas harus kehilangan salah anggota terbaiknya. Anggota tersebut bernama Ari Juniyanto yang selama ini berjuang menjadi relawan penguburan harus gugur karena serangan Covid-19 pada Sabtu (17/7) di RST Wijayakusuma Purwokerto.
Ari Juniyanto telah menjadi relawan yang gugur dalam mengemban tugas sebagai pejuang kemanuasian. Di mata rekan-rekanya, almarhum adalah sosok yang gigih dan siap sedia untuk melaksanakan tugas apapun. Dia orang paling awal untuk bersedia menjadi petugas penguburan Covid-19 di Kabupaten Banyumas.
Kepala BPBD Banyumas Titik Puji Astusti tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya telah kehilangan anggota yang mengabdi dengan tulus dan dedikasi luar biasa. Menurutnya, almarhum sosok inspiratif yang luar biasa dan patut ditiru ketelandananya
“Semoga kita bisa terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 ini seperti semangat beliau,” katanya saat memberi sambutan pelepasan jenazah, akhir pekan lalu.
Ia berpesan kepada anggota yang hadir dalam acara pelepasan almarhum Ari agar memberikan penghormatan dan doa terbaik. “Tak ada yang bisa lebih baik selain memberikan penghormatan terbaik atas dedikasi beliau selama ini, semoga Allah memberikan tempat terbaik untuknya. Mari menundukan kepala dan berdoa bersama-sama,” katanya.
Mewakili Pemkab Banyumas, Asisten Pemerintah dan Kesra Didi Rudwianto mengungkapkan kesedihan mendalam dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya untuk beliau. Ia menjelaskan, almarhum telah mengabdi tanpa pamrih selama 8 tahun sebagai relawan kemanusiaan. “Hal itu membuktikan kegigihan dan profesionalimenya di dunia yang ditekuninya yaitu relawan,” ucapnya.
Ia pun mengajak untuk seluruh elemen masyarakat dan yang hadir dalam upacara penghormatan terakhir untuk memberikan pintu maaf kepada beliau dan memberikan doa terbaik untuk almarhum.
“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat sangat kehilangan beliau. Semoga almarhum Ari Juniyanto husnul khatimah, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya dan diterima amal ibadahnya termasuk amal pengabdiannya. Selamat jalan pahlawan kemanusiaan Ari Juniyanto,” katanya. (cr9/gih)










