REMBANG, Joglo Jateng – Hari jadi Kabupaten Rembang ke 280 yang jatuh pada 27 Juli besok akan diperingati secara sederhana. Tidak seperti pada umumnya, kali ini hanya ada dua kegiatan yang kesemuanya dilakukan secara daring.
Purwono, Kepala Bagian (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Dinbudpar) Rembang mengatakan, HUT ke 280 pada tahun ini tidak jauh beda dengan tahun 2020. Karena masih suasana pandemi jadi kegiatan apapun harus dibatasi dan dilaksanakan secara terbatas.
“Hanya ada dua kegiatan pokok yaitu pada 26 malam atau malam ke 27 acara ini sebagai pengganti ziarah kubur ke para leluhur Kabupaten Rembang. Diganti dengan tahlil terpusat di pendopo,” jelasnya.
Purwono menambahkan, terkait kirab pusaka dan acara lainya akan dilaksanakan malam ke 27 juga. Namun dilaksanakan secara terbatas, tertutup dan tidak di publikasikan.
“Setelah tahlil, nanti hanya di wakili dari Dinbudpar dan Permadani untuk melaksanakan kirab di museum. Tahlilnya terpusat di pendopo museum RA Kartini dengan imam tahlil KH Syarofuddin Ismail Qoumas,” imbuhnya.
Kedua kegiatan baik Senin (26/7) maupun Selasa (27/7) yang dilaksanakan secara daring. Nantinya bupati, wakil bupati, forkopimda, camat, OPD, dan kades se-Kabupaten Rembang akan mengikuti kegiatan dari rumahnya masing-masing.
“Untuk tanggal 27 nanti tidak ada upacara, tidak ada resepsi. Hanya peringatan saja terpusat di rumah Bupati dan ruang audio Dinbudpar Rembang. Semua kegiatan akan dilaksanakan lewat zoom meeting,” pungkasnya. (cr6/fat)










