Meski Level 3, Penerapannya Menggunakan PPKM Level 4

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo usai peresmian Gedung Dakwah dan PAUD Aisyah Terpadu di desa Kebagusan kecamatan Ampelgading, Selasa (10/8). (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng — Meski berstatus level 3 dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus mendatang. Dalam pemberlakuannya kabupaten Pemalang menggunakan pola seperti zona level 4.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengatakan, pemalang sempat berada pada  level 4 di PPKM level periode 2 yang berlaku sampai tanggal 9 Agustus. Pada perpanjangan ppkm level saat ini, pemalang sudah kembali menjadi level 3. Kendati demikian penerapannya masih seperti level 4.

“Kenapa kita pemberlakuannya seperti level 4, itu karena tetangga sebelah statusnya level 4 semua. Kalau kita longgar bisa jadi status level 4 akan pindah ke tempat kita,” jelasnya.

Ia melanjutkan, status level 3 Pemalang saat ini berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Provinsi Jateng. Meski begitu dalam penerapannya menggunakan level 4 akan tetapi pihaknya juga sudah memberikan kelonggaran untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemberlakuan PPKM ini ia lakukan semata-mata untuk menjalankan instruksi dari pemerintahan pusat, dan bukan murni kebijakan dari pemerintahan daerah.

“Ini kami lakukan dalam rangka mengikuti instruksi pusat, tapi kita juga sudah memberikan kelonggaran berkaitan dengan hal itu,” lanjutnya.

Ia menilai, dengan di berlakukannya penerapan PPKM level 4 ini sudah membuahkan hasil yang bagus. Terbukti dengan upaya yang telah dilakukan, angka positif Covid-19 di Kabupaten Pemalang sudah menurun drastis. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Forkopimda agar kondisi ini bisa dijaga dan terus ditingkatkan.

Terakhir, ia menghimbau kepada masyarakat khususnya Kabupaten Pemalang untuk tetap bersabar, karena ia juga ingin masyarakat bisa kembali hidup dengan damai sehingga perputaran ekonomi berjalan lancar.

“Hal ini kami lakukan bukan tanpa pertimbangan dan perhitungan. Kita ingin semua aman, damai, sehat dan selamat. Jadi untuk itu, mari kita bersabar dan bersama-sama mencari jalan keluar dari permasalahan ini,” pungkasnya. (cr1/all)