PURWOKERTO, Joglo Jateng – Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Banyumas dilaksanakan secara bertahap. Hal ini seiring menurunnya angka kasus positif Covid-19.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati mengungkapkan, pelaksanaan PTM jenjang PAUD sudah memasuki tahap ketiga. Dimana pihaknya menargetkan 54 PAUD dapat dibuka setiap minggu.
“Tahap pertama ada 54 lembaga PAUD, tahap kedua 54 lembaga, dan sekarang sudah masuk tahap ketiga yang juga 54 lembaga,” katanya, Rabu (27/10).
Lembaga PAUD yang akan segera melaksanakan PTM, tetap harus mendapatkan izin dari Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidikan. Sehingga, seluruh PAUD diharapkan bisa melaksanakan PTM secepatnya.
“Di Banyumas ada 1.163 PAUD yang sudah sinkron dengan Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Yaitu TK (Taman Kanak-Kanak) ada sebanyak 624, kelompok bermain 339, tempat penitipan anak sebanyak 13, dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Pos PAUD ada 187,” terangnya.
Terkait dengan pendidikan di PAUD, ia menilai kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pendidikan prasekolah sudah tinggi. Namun, yang masih menjadi persoalan adalah mengenai standarisasi penyelenggaraan lembaga PAUD. Termasuk pengajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada anak-anak usia dini.
“PAUD itu filosofinya adalah tempat bermain, taman bermain. Oleh karena itu harus diluruskan,” ujarnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Banyumas, Erna Husein mengingatkan, Kepala TK dan Kepala Pos PAUD untuk tetap taat terhadap protokol kesehatan. Sehingga tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.
“Banyumas memang sudah level 2 (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 2, red.), kita tidak boleh lengah dan tetap terhadap protokol kesehatan,” tegasnya.
Terkait dengan pembelajaran, ia mengatakan pendidikan karakter menjadi hal yang diprioritaskan dalam PAUD. Bukan pelajaran calistung.
“Masuk SD tidak boleh ada tes calistung. Karena pendidikan di lembaga PAUD bukan untuk mengajarkan calistung,” tandasnya. (ara/ern)










