PURWOKERTO, Joglo Jateng – Sebanyak 63.231 anak berusia 6-11 tahun di Kabupaten Banyumas, telah mendapatkan vaksin. Hal itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksin pada anak.
Bupati Banyumas Achmad Husein menyampaikan, jumlah tersebut berdasarkan data riil atau manual per tanggal 5 Januari 2022. Dari total target 158.422 sasaran, sehingga cakupannya baru 39,9 persen.
Ia mengatakan, jika berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Cakupan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Banyumas mencapai 47.167 anak atau 29,77 persen dari target.
“Kami akan terus menggenjot vaksinasi anak untuk mendukung pembelajaran tatap muka secara penuh di sekolah. Selain kami juga terus menggenjot vaksinasi untuk masyarakat umum demi terwujudnya kekebalan komunal,” tuturnya.
Ia menambahkan, berdasarkan data riil per 5 Januari 2022. Cakupan vaksinasi dosis pertama secara kumulatif di Banyumas telah mencapai 1.155.989 orang atau 82,7 persen. Dari total target 1.398.427 sasaran. Cakupan vaksinasi secara kumulatif berdasarkan data KPCPEN telah mencapai 1.131.945 orang atau 80,94 persen dari target 1.398.427 sasaran.
“Meskipun telah divaksin. Saya minta masyarakat untuk tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” terangnya.
Ia melanjutkan, berdasarkan data periode 1-5 Januari 2022 tercatat tiga orang. Harapannya, tidak terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang signifikan pada Januari 2022 dan seterusnya. “Pada tahun 2020 tercatat sebanyak 4.785 warga positif Covid-19. Sedangkan pada tahun 2021 mencapai 29.908 orang,” katanya.
Terakhir, ia mengatakan, sejak 15 Desember 2021 hingga 5 Januari 2022. Tidak terjadi kasus kematian akibat Covid-19 di Banyumas. “Alhamdulillah angka kematian akibat Covid-19 di Banyumas pada periode 1-5 Januari 2022 masih nihil. Kalau tahun 2020 tercatat sebanyak 216 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 dan pada 2021 melonjak hingga 1.733 orang,” paparnya. (ara/all)










