Bagaimana Memulai Pembelajaran Diferensiasi Biologi Berbasis Tematik Merdeka Belajar?

Oleh: Setyo Nugroho, S.Pd.,M.Pd.
Guru Biologi SMA Negeri 1 Demak

KURIKULUM berubah menyesuaikan polarisasi zaman. Ungkapan yang sering dibicarakan ketika terjadi perubahan kurikulum. Salah satu diantaranya Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi mulai Tahun 2022 yang memberikan sebuah pilihan transformasi pendidikan khususnya transformasi pembelajaran.  Sesuai dengan semangat  merdeka belajar dalam kurikulum ini, diharapkan ada titik sentral pada proses pembelajaran diferensiasi. Prinsip utama pembelajaran diferensiasi mengidentifikasi kemampuan dan kebutuhan peserta didik.

Pembelajaran diferensiasi memuat bagaimana pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru harus berkolaborasi dengan guru lain. Menurut Elizabert E. Barkley, dalam bukunya Collaborative Learning Techniques, mengatakan berkolaborasi berarti bekerja bersama-sama dengan orang lain. Praktek pembelajaran kolaboratif berarti bekerja secara berpasangan atau dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Bagaimana menyusun pembelajaran diferensiasi yang mencerminkan kolaborasi dan mengakomodasi kebutuhan peserta didik?

Project penguatan profil Pancasila harus dapat memberikan pemenuhan kesempatan peserta didik dengan tema yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Misalnya dampak penggunaan teknologi bagi pola hidup masyarakat dengan output bisa beruap karya ilmiah, melalui proses observasi dan dapat mengolah sajian data, merekayasa sebuah uji data sampai dapat membuat laporan dalam penelitian. Konsep pembelajaran diferensiasi sangat penting karena akan memberikan pola pembelajaran holistic dan berkesinambungan. Praktik-praktik pembelajaran dapat memberikan pengalaman pembelajaran sekaligus adaptif terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Tuntutan kolaborasi dalam perencanaan tematik pembelajaran yang berhubungan memungkinkan terjadi kerjasama MGMP lintas mata pelajaran. Forum Diskusi  MGMP lintas mapel akan menjadi roh sekaligus lesson study gaya baru dalam pengelolaan pembelajaran. Keaktifan pembelajaran seperti ini akan memberikan kompleksitas pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Banyak hal yang perlu dilakukan dalam memberikan stimulus pembelajaran diferensiasi berbasis tematik. Banyak Platform Merdeka Mengajar dan karya pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar pilihan sekaligus pengembangan ide. Soft Skill pembelajaran menjadi hal yang diharapkan sesuai dengan esensi profil  pelajar Pancasila. Keterkaitan materi menjadi pilihan awal dalam  mengasosiasikan pembelajaran awal agar peserta didik memiliki pengalaman pembelajaran. Dengan pengalaman positif ini akan memberikan sesuatu yang baru bagi peserta didik dari penerapan pembelajaran diferensiasi kolaborasi. Dapat belajar Bersama dengan tema yang berbeda. Jika iklim dan budaya sekolah untuk pembelajaran melalui Forum Diskusi MGMP Sekolah dan Lintas Mapel ini tercipta maka dapat  terjadi irama proses pembelajaran yang runtut, inovatif adaptif terhadap perkembangan peserta didik.

Proses layanan dan fokus materi esensial peserta didik dalam proses pembelajaran mutlak sangat diperlukan dalam pembelajaran diferensiasi tematik kolaborasi. Sistem pembelajaran seperti ini akan memberikan capaian peserta didik setiap minggunya. Pembelajaran diferensiasi memberikan kesempatan  kesiapan kepada semua Ibu Bapak Guru dalam merencanakan secara matang berkolaborasi dalam menentukan capaian pembelajaran yang akan dilakukan selama satu semester.

Starting Point sangat penting agar pembelajaran diferensiasi dengan  kebutuhan bermacam peserta didik. Maka Langkah Implementatif pembelajaran diferensiasi  kolaborasi tematik diantaranya, melakukan identifikasi pemetaan kebutuhan peserta didik dengan semua mata pelajaran yang terkait. Misalnya, Biologi Kelas X terkait masalah lingkungan, analisis dampak lingkungan bisa diperkuat dengan konsep mata pelajaran Geografi konsep iklim, atau mata pelajaran Kimia konsep zat polutan.

Secara tidak langsung pembelajaran biologi diferensiasi kolaborasi berbasis tematik ini akan memberikan sentuhan berbeda untuk beberapa konsep pembelajaran yang dapat tertaut dan dijadikan piloting, modeling project pembelajaran yang bagus di sekolah. Tematik ini sangat mendukung iklim budaya guru di sekolah untuk terus adaptif dalam setiap sintaks pembelajaran tematik. (*)