Kolaborasi Whatsapp dan Google Meet pada Materi Hereditas di Masa Pandemi

Oleh: Sri Nuryani, S.Pd
Guru Biologi SMA N 12 Semarang

SALAH satu dampak positif dari pandemi Covid-19 bagi dunia pendidikan yaitu guru dan siswa lebih banyak mengenal teknologi dalam pembelajaran. Pandemi Covid-19 mendorong guru dan siswa untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kreatifitas dalam menyikapi kondisi darurat proses pembelajaran. Kerjasama pemerintah, sekolah, siswa dan orang tua merupakan suatu keharusan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Selamat Idulfitri 2024

Dalam menyikapi kondisi darurat Covid 19, guru harus selektif dalam memilih fitur atau aplikasi pembelajaran sehingga proses KBM dapat berlangsung efektif. Banyak aplikasi media sosial yang dapat digunakan untuk pembelajaran dari yang sederhana hingga yang kompleks. Yuliawati (2021), mengatakan bahwa media komunikasi yang paling banyak digunakan di masyarakat adalah aplikasi whatsapp dengan smart phone berbasis android. Kelebihan whatsapp adalah low cost karena tidak menghabiskan banyak paket data internet dan tidak memberatkan sistem android saat bekerja sehingga stabilitas signal selama dalam jaringan android masih dapat menjangkau pembelajaran.  Sedang kelemahan whatsapp adalah video conference dalam Whatsapp hanya dibatasi maksimal 8 orang saja. Untuk itu perlu dipadukan dengan aplikasi lain yang dapat melakukan video conference dengan semua siswa.

Salah satu aplikasi yang dapat melakukan video conference dengan semua siswa adalah google meet. Google meet memberikan fasilitas video conference hingga 250 peserta secara live. Walaupun berbayar, harga langganannya lebih murah dibandingkan dengan aplikasi khusus video conference lainnya. Aplikasi tersebut mudah dan praktis. asalkan mempunyai akun Google sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran daring dengan lancar.

Kolaborasi antara whatsapp dan google meet dalam pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Teknik kolaborasi ini sangat diperlukan siswa SMA N 12 Semarang dalam pembelajaran materi Hereditas. Hereditas merupakan meteri biologi SMA  kelas XII semester 1 yang berisi konsep-konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup menurut hukum Mendel I dan II, penyimpangan semu hukum Mendel dan pewarisan sifat pada manusia. Pada materi Hereditas sebagian besar mencakup konsep pewarisan sifat melalui hitungan matematis.

Berdasarkan hasil  observasi  pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada materi Hereditas tahun pelajaran 2020/2021 bahwa pembelajaran kurang dapat dipahami oleh siswa, hal ini disebabkan karena pada saat PJJ hanya memberikan link dan ringkasan materi sedang diskusi yang dilakukan melalui WAG kurang optimal, sehingga siswa menjadi jenuh dan kurang berminat. Penyampaian materi hereditas memerlukan komunikasi langsung antara guru dan siswa sehingga konsep lebih mudah dipahami khususnya konsep hitungan pada hukum Mendel I dan II, penyimpangan semu hukum Mendel  pewarisan sifat pada manusia. Salah satu fitur yang dapat mewadahi komunikasi antara guru dan siswa adalah Google meet dengan kolaborasi whatsapp.

Proses pembelajaran hereditas dengan menggunakan aplikasi Google  meet dan    whatsapp sebagai berikut: (1) persiapan: guru menyiapkan materi dalam bentuk PPT yang akan disampaikan ke siswa; guru menginformasikan kepada siswa tentang aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran; membuat kesepakatan dalam proses KBM ketika menggunakan Google  meet dan whatsapp misalnya  harus on came,on time, fokus dll. (2) pelaksanaan KBM: guru memberikan link Google  meet melalui WAG; mengingatkan siswa untuk segera log in dan mematuhi kesepakatan dalam KBM; guru menyampaikan  KD yang harus dikuasai siswa; guru meminta siswa untuk mencermati  video terkait materi hereditas sebagai stimulus pengetahuan; guru memberikan beberapa pertanyaan dan memberikan kesempatan siswa untuk aktif menjawab dan berpendapat; guru menjelaskan konsep hereditas sekaligus memberikan contoh soal persilangan; siswa diberikan soal latihan untuk didiskusikan, siswa mempresentasikan hasil diskusi; guru memberikan kesempatan kepada siswa umtuk bertanya.  (3) penutup: mengajak siswa untuk menyimpulkan hasil pembelajaran dan memberikan pos test.

Pemanfaatan Google meet dan whatsapp selama pandemi membuat siswa dapat saling bertatap muka sehingga dapat lebih aktif untuk bertanya,menjawab, berpendapat, berdiskusi dan lebih fokus. Dengan demikian pemanfaan Google meet dan whatsapp efektif meningkatkan aktivitas siswa dan pemahaman materi hereditas. Hal ini dikuatkan hasil penelitian Qalbi dkk (2022) bahwa Google meet lebih efektif digunakan dalam pembelajaran daring untuk presentasi, share screen, diskusi, kestabilan signal dan ramah kuota. (*)