Kudus  

SD di Kudus Siap Menghadapi Tahun Ajaran Baru

GIAT: Penataan dan bebersih kelas guna persiapan tahun ajaran baru di SD 2 Barongan. (SHELA MEYLANI / JOGLO JATENG)

Di hari pertama, kegiatan MPLS akan diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, sembari memperkenalkan guru yang akan mengajar pelajar kelas satu. Sedangkan, untuk pengenalan profil sekolah, visi misi, dan lain sebagainya akan ditujukan ke wali murid. Di hari kedua, akan ada kegiatan perkenalan antar pelajar kelas satu, serta kegiatan kurban.

“Kegiatan kurban tersebut dilakukan secara internal. Infaq dari anak-anak untuk belajar berbagi. Ada juga titipan kurban dari wali murid ataupun guru-guru,” jelasnya.

Sedangkan di hari ketiga kegiatan MPLS, para peserta didik baru dilakukan pengenalan terkait materi pembelajaran dan kegiatan-kegiatan sekolah. Diantaranya seperti kegiatan upacara, pihaknya mengenalkan tentang pembelajaran kepemimpinan melalui pelaksanaan petugas upacara, dan lain sebagainya.

GIAT: Pengecatan lahan untuk area bermain pelajar berupa permainan tradisional guna persiapan tahun ajaran baru di SD 3 Barongan. (SHELA MEYLANI / JOGLO JATENG)

Begitu pula kondisi yang dilalui SD 3 Barongan, mereka juga tengah melakukan persiapan untuk menghadapi tahun ajaran baru. Dengan persiapan yang telah mencapai 95%, SD 3 Barongan siap menghadapi tahun ajaran baru dengan menerapkan kurikulum merdeka. Terlebih, SD 3 Barongan termasuk kedalam sekolah penggerak.

Kepala SD 3 Barongan Dewi Sofiyati melalui operator SD 3 Barongan Adi Fachriyal menjelaskan, meski persiapan untuk implementasi kurikulum merdeka terbilang kurang, hanya enam bulan persiapan. Pihaknya menyatakan siap untuk menghadapi tahun ajaran baru dan melaksanakan MPLS dengan kegiatan yang positif, serta dilakukan dengan sebaik mungkin.

Pihaknya menyatakan, pelaksanaan MPLS di tiap harinya diisi dengan kegiatan yang berbeda-beda. Di hari pertama, para peserta didik baru di kenalkan dengan lingkungan sekolah, perkenalan antar guru dan pelajar, pengenalan visi-misi, kurikulum, profil sekolah, dan lain sebagainya.

“Sedang di hari kedua MPLS, SD 3 Barongan mengadakan kegiatan kurban untuk internal sekolah. Kemudian, di hari terakhir MPLS, para peserta didik baru dikenalkan dengan sistem pembelajaran, teknis pembelajaran, bahan ajar, dan lain sebagainya,” imbuhnya. (cr1/fat)