Antisipasi Penyebaran HIV dan AIDS, Dinas Kesehatan Pemalang Rencanakan Screening dan Pendataan

PAPARAN: Pegawai Dinkes saat memaparkan materi kepada Stakeholder pada lokakarya yang digelar di salah satu hotel di Pemalang, Selasa (2/8). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Pemalang berencana akan melakukan langkah antisipasi penyebaran kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Pemalang. Diawali dengan screening, pendataan, sekaligus pemetaan populasi kunci.

Kepala Dinkes Pemalang Yulies Nuraya melalui Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM), Surip mengatakan, sebelum melakukan pemetaan pihaknya telah berkoordinasi dengan Stakeholder terkait. Di antaranya dari Dinsos, Kepolisian, Kodim, Satpol PP, Dishub, Disparpora, Diskominfo, tokoh populasi kunci dan sejumlah ormas.

“Kita komunikasi terlebih dahulu dengan semua Stakeholder terkait. Untuk nantinya bisa bersinergi dalam pendataan serta pemetaan populasi kunci di Pemalang,” terangnya di Pemalang, Selasa (2/8).

Ia menjelaskan, pemetaan ini dilakukan agar Dinkes bisa memberikan pelayanan lebih kepada para penderita HIV/AIDS yang sudah terkonfirmasi, dan bisa mendapatkan obat. Hal ini diberikan agar menurunkan jumlah virus yang ada didalam tubuh mereka.

“Kita akan petakan terlebih dahulu, nantinya data tersebut dijadikan patokan dalam pengendalian HIV dan AIDS. Di mana setiap penderita, akan diberikan obat terapi, agar virus di tubuh mereka bisa berkurang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan kepada seluruh masyarakat, agar tidak melakukan diskriminasi terhadap para penderita. Sebab, penularan penyakit ini sangat sulit bila tidak melalui cairan seperti jarum suntik, transfusi darah, dan berhubungan suami istri.

“Saya tekankan untuk masyarakat, jangan melakukan diskriminasi kepada mereka. Dan sebisa mungkin jangan melakukan hal-hal yang berakibat penularan. Seperti pemakaian narkoba, dan berhubung seks bebas tanpa pengaman,” imbuhnya. (fan/all)