REMBANG, Joglo Jateng – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang menggelar pameran Tosan Aji di pendapa Museum R.A. Kartini, akhir pekan lalu. Pada pagelaran tersebut, ratusan benda pusaka dipamerkan sebagai sarana edukasi masyarakat tentang warisan budaya asli Indonesia.
Sub Koordinator Museum, Sejarah, dan Cagar Budaya Dinbudpar Rembang, Retna Dyah Radityawati menyampaikan, pameran Tosan Aji merupakan pameran benda-benda pusaka, terutama keris. Tujuannya untuk meningkatkan akses data dan informasi sejarah peninggalan budaya bagi masyarakat.
“Keris ini sendiri sudah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO asli Indonesia. Pameran ini, tidak hanya mempertontonkan keris sebagai warisan budaya, tapi juga membedah keris dari sisi ilmu pengetahuan. Seperti dari filosofi pembuatan keris, hingga motif yang ada pada keris,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, keris memiliki filosofinya masing-masing. Begitu pula dengan motif pada keris yang mengandung beberapa pesan moral yang ditinggalkan nenek moyang.
“Betapa rumitnya pembuatan keris dan petuah itu ada di dalam sebuah keris. Tidak hanya dari segi magisnya, tapi lebih ke ilmu pengetahuan,” terangnya.
Pameran Tosan Aji menampilkan 500 lebih pusaka keris dari berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut, ada juga prosesi penjamasan keris oleh Empu Daliman Pospobudoyo, Dosen Program Studi Keris dan Senjata Tradisi ISI Solo, Sabtu (20/8) malam.
Selama dua hari pelaksanaan, pameran Tosan Aji dibuka pukul 10.00 WIB sampai 23.00 WIB. Pada hari pertama pelaksanaan pameran, kegiatan dimeriahkan dengan kirab pusaka dan karawitan. Sedangkan pada Sabtu (20/8) malam, digelar berbagai macam acara mulai dari workshop, jamasan keris, hingga sarasehan. (hms/abd)










