Kartu Huruf Solusi Menyenangkan Belajar Membaca Huruf Hijaiah

Oleh: Kusmiati, S.Pd.I.
Guru PAI SDN 1 Badamita, Kec. Rakit, Kab. Banjarnegara

MEMBACA merupakan proses awal mula belajar bagi siswa kelas satu sekolah dasar (SD). Menurut Milasari dkk (2014: 1), membaca merupakan sebuah komunikasi langsung antara pembaca dan penulis melalui bahasa. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca adalah kecakapan atau potensi seseorang untuk menguasai suatu keahlian komunikasi tidak langsung melalui bahasa lisan yang merupakan hasil latihan atau praktik, dan digunakan untuk mengerjakan sesuatu yang diwujudkan melalui tindakannya.

Kemampuan membaca yang dimiliki anak tidak diperoleh dengan instan, tetapi memerlukan proses dalam perkembangannya. Apabila proses yang dilaksanakannya baik, maka akan memperoleh hasil yang baik pula. Untuk itu, guru perlu melakukan upaya untuk membuat siswa cepat menguasai kemampuan membaca. Upaya yang dilakukan dapat bersumber dari kreativitas guru dalam memilih model, teknik, dan media yang akan digunakan dalam pembelajaran.

Di SD Negeri 1 Badamita, khususnya siswa kelas 1, kemampuan membaca anak masih rendah. Untuk itu, penulis berusaha menerapkan model cooperative learning dengan teknik permainan. Menurut Dayan (dalam bulletin Derap Guru, 2009: 29), teknik permainan sangat cocok digunakan mengingat karakteristik anak usia sekolah dasar adalah senang bermain. Di sini penulis menggunakan model pembelajaran dengan permainan “Kartu Huruf ”.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Model pembelajaran Kartu Huruf penulis terapkan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi “Aku Cinta Al Quran”, sub materi “Aku Tahu Huruf Hijaiah dan Aku Tahu Harakat” pada sebaran TP. 1.1 “Peserta didik mengidentifikasi huruf hijaiah, harakat sederhana (fathah, kasrah, dhammah), dapat melafalkan huruf hijaiah dan harakat secara lengkap. Dapat melafalkan basmallah, serta 1 surah pendek (al Fātihah), berani menunjukkan hafalan surah Al-Fatihah dengan lancar di depan guru, sehingga menumbuhkan kebiasaan untuk suka melafalkan ayat-ayat Al Quran”.

Kartu Huruf adalah suatu media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu dengan menggunakan kertas karton berukuran 5×5 cm, di mana setiap kartu memuat tulisan huruf hijaiah dan harakatnya, yang dibuat warna-warni agar anak tertarik. Langkah-langkah permainan Kartu Huruf dalam proses pembelajaran antara lain: 1) Siswa diajak belajar di tempat yang cukup luas seperti halaman atau lapangan; 2) Kartu Huruf diletakkan di atas meja dengan jarak yang cukup jauh dari siswa; 3) Siswa dikondisikan untuk berkelompok, setiap kelompok dengan posisi berbanjar; 4) Siswa diberi penjelasan bahwa setiap kelompok mewakilkan satu orang anggotanya untuk mengambil kartu yang diucapkan guru; 5) Guru menyebutkan huruf yang, kemudian meminta siswa dari perwakilan kelompok untuk mengambil kartu huruf tersebut dengan berlari; 6) Siswa berlari mengambil kartu huruf, lalu diperlihatkan kepada guru. Siswa yang paling cepat dan kartu huruf yang diambil benar maka kelompok siswa itu yang mendapat nilai; 7) Permainan itu dilakukan sampai semua anggota kelompok selesai dan dilakukan secara berulang ulang.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Setiap model dan teknik yang telah dipraktikkan dalam proses pembelajaran pasti akan ditemukan kekurangan dan kelebihannya. Demikian dengan permainan Kartu Huruf juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan permainan Kartu Huruf antara lain siswa merasa senang belajar sambil bermain, mendapat penguatan dan penguasaan dalam keterampilan membaca, serta mampu menumbuhkan kemampuan sosial. Sementara kekurangan permainan Kartu Huruf antara lain membutuhkan waktu untuk mempersiapkan kartu hurufnya, serta tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan tersebut, penulis telah berhasil meningkatkan perkembangan membaca siswa kelas satu melalui permainan Kartu Huruf. Hasil yang diperoleh dari permainan Kartu Huruf menunjukkan terjadinya peningkatan di setiap indikator, terutama pada indikator siswa dapat tahu huruf hijaiah dan harakatnya. Oleh karena itu, permainan Kartu Huruf dapat menjadi solusi atas masalah kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Dengan meningkatnya kemampuan membaca siswa bisa mendapatkan banyak manfaat. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu manfaatnya yaitu siswa dapat membaca Al Quran dengan benar. (*)