Perbaiki Akses Jalan Desa melalui Padat Karya

SEMANGAT: Para warga saat melakukan pengerjaan jalan pada Program Padat Karya di Dusun Demangan, Jambidan, Banguntapan, Bantul, Selasa (22/11/22). (RIZKY ADRI KURNIADHANI / JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul melakukan perbaikan jalan rusak untuk masyarakat Dusun Demangan, Jambidan, Banguntapan, Bantul. Perbaikan tersebut dilaksanakan melalui Program Padat Karya Disnakertrans. Dengan tujuan agar jalan yang rusak mulai bisa digunakan dan diakses kembali oleh masyarakat sekitar, sehingga mendukung perekonomian warga.

Penangung jawab Program Padat Karya Dusun Demangan Sarwono mengatakan, progress pembangunan jalan ini sudah sampai 80 persen. Untuk menyelesaikannya hanya memerlukan beberapa hari lagi.

Selamat Idulfitri 2024

“Jadi jalan ini sebagai penghubung antara SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul dan Jalan Ngablak. Jika saat pagi hari di jam berangkat kerja dan sekolah jalan ini jadi alternatif untuk mengurangi kemacetan di jalan utama yang biasanya dilewati warga,” terang Sarwono saat diwawancarai Joglo Jogja di Demangan, Jambidan, Banguntapan, Bantul, Selasa (22/11/22).

Baca juga:  Optimistis Padat Pengunjung, Pemkab Sleman Targetkan 450 Ribu Wisatawan

Ia mengatakan, sebelumnya Jalan Demangan RT 07 dan 08 ini sangat rusak parah. Apalagi jika terjadi hujan, sehingga banyak genangan dan lumpur. Serta menyebabkan banyak masyarakat menghindari jalan tersebut.

Lanjutnya, dengan adanya Program Padat Karya ini, masyarakat juga ikut andil dalam melakukan pengerjaan program tersebut. Karena saat hari minggu, seluruh warga Demangan RT 07 dan 08 bergotong royong untuk melakukan pembuatan jalan. Sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, yaitu berupa akses dusunnya yang lebih baik.

“Untuk pengerjaan jalan yang kita perbaiki sepanjang 230 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 12 cm untuk bagian tengah, dan untuk sisi samping 10 cm. Dengan pengerjaan full corblok supaya jalan bisa awet dan tahan lama,” paparnya.

Baca juga:  Antisipasi Ancaman Hukum Pengelolaan Dana Sekolah: Disdikpora Bantul Gandeng Kejari

Sarwono menambahkan, selain itu, ada beberapa masyarakat yang kita ajak untuk mengerjakan pengerjaan jalan sepenuhnya. Hal itu agar menjadikan program ini sebagai lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Agar warga juga mendapatkan tambahan penghasilan dan membantu bagi yang belum mendapat pekerjaan.

“Jadi total masyarakat yang ikut mengerjakan setiap harinya ada 23 orang. Dengan rincian 2 mandor, 3 tukang, dan 18 sebagai pekerja. Dengan ini selain jalan desa menjadi baik, juga masyarakat memiliki pekerjaan dan tambahan penghasilan. Untuk pembayarannya akan diberikan jika telah selesai pengerjaan jalan dan diserahterimakan,” tuturnya.

Baca juga:  GPM Stabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Lebih lanjut, untuk konsumsi para pekerja, didapatkan dari swadaya masyarakat sekitar. Sehingga tidak hanya bapak-bapak saja, tetapi para ibu-ibu juga ikut andil dalam kegiatan Padat Karya ini.

“Dengan adanya program padat karya ini, kita berterima kasih pada Disnakertrans Bantul. Karena masyarakat dapat terbantu sehingga Jalan Demangan menjadi lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini dapat diselengarakan lagi di ruas jalan lainnya. Agar jalan-jalan di dusun ini bisa baik semua,” imbuhnya. (cr4/all)