BANTUL, Joglo Jogja– Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul melaksanakan pelatihan terhadap anak muda, disabilitas, lansia, pengembangan teknologi tepat guna. Hal ini di lakukan untuk meningkatkan keahlian masyarakat.
Sub Koordinasi Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Bantul Sukirah mengatakan, bagi masyarakat yang sudah memiliki bisnis, pihaknya akan memberikan pelatihan digital marketing. Selain itu, bagi disabilitas dan lansia akan diberikan pelatihan pengembangan teknologi tepat guna.
“Untuk Disnakerstrans sendiri hanya menyediakan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) ada lima paket, lansia tiga paket, disabilitas tiga paket, dan teknologi tepat guna satu paket. Untuk satu paket, nantinya terdiri dari 20 orang dengan pelatihan tiga hari,” ungkapnya, belum lama ini.
Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan berbagai macam pelatihan terkait dengan kemampuan yang ada pada masyarakat. Namun demikian untuk lansia dan disabilitas akan diberikan pelatihan yang bersifat ringan.
“Supaya nanti dalam pelaksanaannya tidak memberatkan. Seperti masak dan kerajinan yang simpel. Contohnya aneka makanan dari pisang dan anyaman dari bambu. Karena jika diberi yang rumit, takutnya mereka tidak mau ikut lagi,” imbuhnya.
Terkait pemasaran, pihak yang melaksanakan pelatihan juga akan memberikan materi pemasaran. Supaya masyarakat mengerti pangsa pasar dan kekurangan apa yang dimiliki.
Sementara itu, ketika disinggung terkait padat karya, pihaknya mempersilahkan jika ada disabilitas yang ingin mendaftar. “Namun jangan sampai membahayakan keselamatannya dan bisa mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Seperti tuna rungu dan tuna wicara masih bisa membantu,” ungkapnya. (cr4/abd)










