Cuaca Buruk, Nelayan Tanjungsari tak Melaut 10 Hari

SEPI: Beberapa pedagang ikan di TPI Tanjungsari yang masih bertahan walaupun tidak ada pasokan ikan dari nelayan, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Selama 10 hari terakhir, para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang tak dapat melaut. Hal tersebut karena cuaca buruk dan gelombang tinggi. Akibatnya, pelelangan ikan di TPI tidak berjalan dan berpengaruh pada tidak adanya pemasukan untuk nelayan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala TU TPI Tanjungsari Nurzuhdi, yang mengatakan cuaca buruk beberapa pekan belakangan membuat para nelayan tidak dapat melaut. Walaupun ada ikan yang ditangkap, namun ikan tersebut bukanlah ikan konsumsi dan dijual dengan harga murah.

Baca juga:  Pemkab Pemalang Gelontorkan 5M untuk Tangani Sampah

“Bendera hitam terpasang karena memang gelombang besar beberapa hari ini belum reda. Walaupun ada yang melaut, hasilnya tidak seperti biasa. Paling ikan kecil atau rucah untuk pakan ternak. Jadi harganya rendah dan nelayan tidak banyak yang mencarinya,” tuturnya.

Ia menuturkan, selama 10 hari bahkan lebih, kegiatan lelang di TPI Tanjungsari ditiadakan. Sebab tidak ada pasokan ikan dari nelayan, sehingga seluruh aktivitas perekonomian di TPI terhenti sementara karena cuaca buruk.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa adanya cuaca buruk ini memang sering terjadi di awal tahun, terutama pada Januari dan Februari. Di mana menurut data, pada bulan-bulan itu pendapatan tangkapan para nelayan selalu berkurang setiap tahunnya.

Baca juga:  Hanya Ditambal Sulam, Warga Pemalang Keluhkan Jalan Rusak

“Ini sudah sering terjadi dan hampir tiap tahun pasti ada. Karena cuaca buruk serta gelombang tinggi di Januari dan Februari, pasti nelayan tidak bisa melaut. Jika mereka memaksa melaut, maka akan membahayakan diri mereka sendiri. Di sini kita berharap cuaca cepat mereda, sehingga nelayan bisa beraktivitas seperti semula,” pungkasnya. (fan/abd)