Pembangunan Patung Monumen Pahlawan Kyai Makmur Ditunda

Plt Kepala Disperkim Pemalang Iing Winarso
Plt Kepala Disperkim Pemalang Iing Winarso. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Pemalang mengungkapkan, rencana proses pembangunan monumen pahlawan Kyai Makmur sebagai pengganti Patung Nanas Madu Maskot Pemalang terpaksa harus diundur. Hal tersebut dilakukan setelah konsultasi pihaknya dengan para tokoh pejuang DHC 45 Pemalang dan masyarakat yang menginginkan patung bisa dikerjakan dengan material terbaik.

Plt Kepala Disperkim Pemalang Iing Winarso mengatakan, pihaknya telah menganggarkan Rp 300 juta untuk pembuatan dan pemindahan patung monumen pahlawan Kyai Makmur juga Nanas Madu di Alun-alun kota Kabupaten Pemalang pada perencanaan anggaran 2023. Di mana jika sesuai rencana, monumen tersebut akan dibangun pada pertengahan 2023.

“Anggaran sudah di plotting sejumlah Rp 300 juta, dengan rincian Rp 200 juta untuk pembangunan dan Rp 100 untuk pemindahan. Tapi setelah konsultasi dengan tokoh pejuang DHC 45, mereka menginginkan pembuatan material dengan perunggu, tembaga, dan bahan berkualitas lainnya. Karena itu, rencana kita mundur. Sebab, rencana awalnya dibuat dengan semen,” ujarnya.

Melihat hal tersebut, ia akan menghitung ulang penganggaran pembangunan monumen tersebut yang kemungkinannya anggaran yang sudah direncanakan masih kurang. Namun dipastikan, monumen ini akan tetap dibangun, walaupun menunggu penganggaran pada perubahan anggaran APBD Pemalang 2023.

Ia berharap, masyarakat bisa mendukung pembangunan monumen pahlawan sekaligus Bupati Pemalang yaitu Kyai Makmur. Dengan ini, nantinya generasi muda bisa lebih mengenal sejarah Kabupaten Pemalang dan para tokoh yang berjasa untuk mempertahankan Indonesia di Pemalang.

“Kita akan rencanakan ke Yogyakarta untuk konsultasi dengan ahli pembuat patung, dan ke depan pastinya segera direalisasi pembangunannya. Masyarakat akan melihat langsung siapa Kyai Makmur dan kisah kepahlawanannya mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya. (fan/abd)